KELANA KOTA

Tabrakan Frontal Avanza dengan Truk di Beji, Sopir Avanza Meninggal Terjepit

Laporan Dwi Yuli Handayani | Senin, 15 Januari 2018 | 12:47 WIB
Proses evakuasi sopir Avanza yang terjepit usai terlibat tabrakan frontal dengan truk box di Beji, Pasuruan, Senin (15/1/2018). Foto: Rastra via e100
suarasurabaya.net - Mobil Avanza terlibat tabrakan frontal dengan truk box di Beji, Pasuruan, Senin (15/1/2018). Tabrakan yang keras tersebut mengakibatkan sopir Avanza meninggal terjepit.

Ipda Gede Sukana Kanit Patroli Satlantas Polres Pasuruan mengatakan, awalnya mobil Avanza nopol W 1019 RS melaju dari arah barat ke timur. Sedangkan truk box nopol AG 8535 UC melaju dari arah sebaliknya.

"Sesampainya di lokasi, Avanza mendahului kendaraan yang tidak diketahui identitasnya. Kemungkinan, sopir Avanza tidak menguasai kemudi saat nyalip sehingga langsung menabrak truk box yang melaju berlawanan arah," kata Gede Sukana pada Radio Suara Surabaya.

Saat Olah TKP, lanjut dia, tidak ditemukan bekas pengereman di lokasi baik dari Avanza maupun truk box. "Kemungkinan saking melaju dengan kencangnya hingga tabrakannya keras dan tidak sempat mengurangi kecepatan kendaraan. Kondisi mobil Avanza hancur di bagian depan dan sopir terjepit," ujar dia.

Selain itu, kata dia, di lokasi kecelakaan juga terdapat marka garis lurus. "Sebenarnya lokasi tabrakan ini blank spot ada marka garis lurusnya jadi dilarang mendahului," katanya.

Gede mengatakan, pihaknya belum mendapatkan identitas korban meninggal dunia dan jenazah sudah dievakuasi ke RS Pusdik Porong.

"Proses evakuasi korban sudah selesai dan dua kendaraan sudah minggir. Ini kami masih berupaya membongkar barang di bagasi belakang Avanza. Kami temukan banyak regulator kompor, entah korban ini sales atau pegawai Pertamina," ujarnya. (dwi)


Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.