KELANA KOTA

KPK Panggil 12 Saksi buat Mantan Ketua DPRD Malang Tersangka Korupsi

Laporan Farid Kusuma | Rabu, 14 Februari 2018 | 12:50 WIB
Mochamad Arief Wicaksono mantan Ketua DPRD Kota Malang usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Selasa (9/1/2018). Foto: Farid/Dok. suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), sampai sekarang masih berupaya mengusut tuntas kasus dugaan korupsi dalam proses pembahasan APBD Perubahan Kota Malang Tahun Anggaran 2015.

Hari ini, Rabu (14/2/2018), KPK mengagendakan pemeriksaan 12 orang saksi untuk Mochamad Arief Wicaksono bekas Ketua DPRD Kota Malang yang berstatus tersangka.

Mereka yang dipanggil antara lain Sutiaji Wakil Wali Kota Malang, dan Bambang Sumarto Anggota DPRD Kota Malang dari Partai Golkar.

Sedangkan 10 orang lainnya, yaitu Khayub Muhammad Luthfi, Hariyadi, Fitrianingsih, Subandi, Ajad Sudrajad, Anna Yulitasari, Sukarno Yudho Arisandi, Mochamad Ali Imron, Bambang Suprayitno, Suherno, dan Nurhayati, adalah pengusaha swasta.

Febri Diansyah Kepala Biro Humas KPK mengatakan, Penyidik KPK memerlukan keterangan tambahan dari para saksi, untuk mengungkap dugaan keterlibatan Arief Wicaksono dalam kasus korupsi itu.

Seperti diketahui, Jumat (11/8/2017), KPK mengumumkan penetapan status Mochamad Arief Wicaksono sebagai tersangka penerima suap.

Dia disangka menerima Rp700 juta dari Jarot Edy Sulistyono mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Malang.

Pemberian itu terindikasi ada kaitannya dengan pengalihan anggaran dalam pembahasan APBD Perubahan Kota Malang, tahun anggaran 2015.

Politisi PDI Perjuangan itu juga diduga menerima Rp250 juta, dari Hendrawan Maruszaman Komisaris PT ENK.

Uang suap itu diduga terkait proses penganggaran kembali proyek pembangunan Jembatan Kedungkandang senilai Rp98 miliar, dalam APBD Kota Malang tahun anggaran 2016.

Atas perbuatan yang disangkakan, Arief Wicaksono terancam pidana penjara seumur hidup, atau pidana paling singkat 4 tahun, dan paling lama 20 tahun penjara. (rid/iss/ipg)
Editor: Iping Supingah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.