KELANA KOTA

Porong Masih Banjir, PPLS Kerahkan Pompa Sedot Banjir

Laporan Restu Indah | Minggu, 18 Februari 2018 | 10:36 WIB
Kondisi banjir di Raya Porong, Minggu (18/2/2018) Foto : Henki Listia Adi Humas PPLS
suarasurabaya.net - Hingga pagi ini, Minggu (18/2/2018) jalur Raya Porong masih tergenang banjir 20cm hingga 30cm.

Pantauan Pusat Pengendalian Lumpur Sidoarjo (PPLS), air yang menggenangi Raya Porong sepanjang tol buntung sampai Jl Flamboyan Siring. Dengan ketinggian yang bevariasi.

Henki Humas PPLS menyebutkan curah hujan yang sangat deras tadi malam (19 .00 sd 20 .00 WIB, red) mengakibatkan banjir. Selain itu juga muncul air kiriman dari Kali Siring.

"Akibatnya banjir 20- 30 cm di sisi jln sebelah barat sepanjang 500 meter. Untuk akses jalan dari Malang ke Surabaya tidak bisa dillalui baik sepeda motor maupun roda 4. Jadi jalur sementara ditutup," terang Hengki saat dihubungi suarasurabaya.net.

Untuk mengurangi debit genangan, PPLS sendiri melakukan pemompaan dan pembuangan,

"Genangan di Tol Buntung kami pompa dan kita arahkan ke Kali ketapang, sebagian lagi kami buang ke Pon 71. 3 Unit Pompa dioperasionalkan di P.71.
2 Unit Pompa kapasitan 300 liter/detik kami operasionalkan di exit Tol," tambah Hengky.

Selain itu, 3 Unit Pompa lain juga di operasionalkan di Entrance Tol Porong. Unit Pompa yang di Operasikan di RPM (Rumah Pompa Mindi) berkapasitan 400 liter/dtk juga dioptimalkan.

Dari data Suara Surabaya, banjir yang mengenangi Raya Porong sudah terjadi sejak Jumat (16/2/2018) pagi. Akibatnya jalan Raya Porong ditutup, kendaraan kecil dialihkan lewat arteri sedangkan sepeda motor melintasi tanggul lapindo, atau jalan alternatif lain seperti Kalitengah lanjut ke Kalidawir.

Untuk aset jalan Kerata Api sampai saat ini masih Lancar. Sehingga jadwal perjalanan kereta yang melintasi Porong tidak terganggu. (rst)




Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.