KELANA KOTA

Senin Besok, Terminal Purabaya Akan Panggil Manajemen Bus Sari Indah

Laporan Dwi Yuli Handayani | Minggu, 18 Februari 2018 | 11:18 WIB
Foto: Netter Facebook e100
suarasurabaya.net - Pihak Terminal Purabaya akan memanggil pengusaha dan mandor bus Sari Indah terkait video viral di e100, Senin (19/2/2018) besok.

"Iya memang benar itu di terminal Purabaya dan saya sudah terima video itu tadi malam. Kami akan panggil pengusaha dan mandornya Senin besok karena katanya sekarang masih di Madiun," kata Hardjo Kasubnit Operasional Terminal Purabaya saat dikonfirmasi suarasurabaya.net.

Kata Harjo, terkait beberapa oknum yang terlihat dalam video tersebut, pihaknya akan tetap mencari agar ada efek jera.

"Kami sudah berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menindaklanjuti laporan video ini. Kami akan cari kejelasannya seperti apa. Termasuk tim kami yang ada di lapangan sudah bergerak untuk mencari oknumnya," ujar dia.

Harjo menjelaskan, bus Sari Indah sudah melakukan perbuatan yang serupa terhitung 3 kali ini. "Yang ketiga ini termasuk yang paling parah. Padahal sebelumnya mereka sudah saya minta mempertanggungjawabkan dan sudah janji tidak akan terulang lagi perbuatan seperti ini," katanya.

Jika nantinya kasus ini benar terbukti, kata dia, pihaknya akan melakukan tindakan tegas. Pihak terminal Purabaya akan membuat laporan untuk diteruskan ke Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur dan Kementrian Perhubungan.

"Jika memang benar saya berharap akan ada pencabutan trayek karena memang harus ada tindakan tegas untuk kasus seperti ini," ujarnya.

Sebelumnya diberitakan video yang memperlihatkan praktek percaloan tiket bus Sari Indah jurusan Surabaya-Jakarta dengan tarif 4 kali lipat ramai diperbincangkan netter e100, Minggu (18/2/2018).

Video yang di unggah di FB e100 tersebut, mendapat komentar yang tajam dari berbagai netter dan dibagikan sebanyak 13 ribu kali.

Dalam video terlihat ada dua oknum yang mendekati calon penumpang bus untuk menarik karcis bus. Tampak dua oknum tersebut memaksa calon penumpang membayar tiket dengan harga yang tidak semestinya.(dwi/rst)
Editor: Restu Indah



Komentar Anda
Komentar 19
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.