KELANA KOTA

Pedagang UKM dan IT di Hi-Tech Mall Unjuk Rasa, Ini Tuntutannya

Laporan Denza Perdana | Selasa, 20 Februari 2018 | 12:25 WIB
Aksi unjuk rasa ratusan pedagang yang tergabung dalam Paguyuban Pedagang THR Surabaya Mall, baik Pedagang UKM maupun IT, Selasa (20/2/2018). Foto: Denza suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Pedagang Hi-Tech Mall menuntut pengelola membiarkan mereka berdagang. Tuntutan ini disampaikan ratusan pedagang yang tergabung dalam Paguyuban Pedagang THR Surabaya Mall, baik Pedagang UKM maupun IT.

Mereka meminta PT Sasana Boga pengelola mal tetap difasilitasi untuk berdagang sebelum serah terima lahan dengan Pemkot Surabaya.

Perlu diketahui jatuh tempo berakhirnya kontrak build operate transfer lahan Hi-Tech Mall pada Mei 2019 mendatang.

Pemkot Surabaya tidak akan memperpanjang kontrak dengan PT Sasana Boga, karena Pemkot berencana menjadikan kompleks Hi-Tech Mall sebagai pusat seni dan budaya.

Deni Nasution Humas Paguyuban Pedagang THR Surabaya Mall mengatakan bahwa selama ini berkembang isu bahwa para pedagang di Hi-Tech Mall sudah tidak beroperasi. Paguyuban menyatakan hal ini tidak benar.

Meski demikian dia mengakui, cukup banyak pedagang yang akhirnya pergi dari sekitar 900-an pedagang, menjadi 660-an pedagang. Ini berkaitan dengan pengelola yang menaikkan harga sewa cukup signifikan sejak sekitar Desember 2017. Kenaikan ini mencapai 30-35 persen.

Handoko pembina paguyuban Pedagang THR Surabaya Mall mengatakan bahwa tidak hanya berkaitan sewa, fasilitas yang didapat pedagang makin berkurang.

Fasilitas untuk pengunjung pun kata Handoko juga kurang diperhatikan oleh pengelola. Misalnya seperti lift yang tidak jalan, dan fasilitas toilet yang kurang bersih.

Para pengunjuk rasa berniat melangsungkan aksi unjuk rasa ini secara damai. Unjuk rasa berlangsung di badan jalan depan gerbang Hi-Tech Mall. Polisi juga sudah bersiaga mengatur lalu lintas.

Aksi ini juga ditujukan untuk menunjukkan kepada masyarakat, bahwa para pedagang IT dan UKM di Hi-Tech Mall tetap eksis.(den/ipg)
Editor: Iping Supingah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.