KELANA KOTA

Pemkot Surabaya Akan Bangun Kebun Raya Mangrove

Laporan Zumrotul Abidin | Kamis, 22 Februari 2018 | 18:14 WIB
Mangrove Surabaya, Foto : Humas Pemkot
suarasurabaya.net - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bekerja sama dengan Kementerian PU Perumahan Rakyat dan Yayasan Kebun Raya Indonesia (YKRI) berencana membangun Kebun Raya Mangrove (KRM). Kebun raya itu, nantinya akan menempati lahan di sekitaran pesisir pantai Gunung Anyar Surabaya.

Tri Rismaharini Wali Kota Surabaya mengatakan, proyek ini ditargetkan akan dikerjakan mulai tahun ini. Luasan KRM nantinya akan mencapai lebih dari 100 hektar, sedangkan untuk pengerjaannya akan dilakukan secara bertahap.

"Tahun ini kami bebaskan lahan 30 hektar, nanti gandeng sama tanah kita yang 30 hektar. Tahun depan, kita bebaskan 30 hektar. Jadi, kalau nanti bisa ngumpul bisa lebih dari 100 hektar," ujar Risma usai audensi dengan Yayasan Kebun Raya Indonesia (YKRI) di ruang kerjanya, Kamis (22/02/18).

Risma mengatakan, proses pembangunan KRM nanti akan dibantu oleh pihak Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). Selain menjadi kawasan observasi, kawasan itu juga menjadi pusat pengkajian dan penelitian.

"Kenapa butuh LIPI, karena nanti dihitung umurnya (Mangrove) berapa, kayak gitu semua dengan teori," katanya.

Di kawasan KRM itu nanti, kata Risma, akan dibangun jembatan yang melintas di atas bozem (waduk). Jembatan ini akan menghubungkan antara Kebun Raya Mangrove dengan Mangrove Information Center (MIC) Wonorejo.

Sementara itu, Alexander Sonny Kerraf Wakil Ketua Yayasan Kebun Raya Indonesia (YKRI) mengatakan, pihaknya akan memulai mengerjakan master plane KRM. Rencananya, kata dia, KRM ini selain menjadi kawasan konservasi berbagai spesies mangrove, juga menjadi wahana rekreasi untuk warga Surabaya. Selain, desainnya ramah secara lingkungan juga akan ramah secara sosial.

"Nanti juga akan dilengkapi dengan jogging track, kanal-kanal sampan, dan dilengkapi dengan rekreasi untuk anak-anak," katanya. (bid/rst)
Editor: Restu Indah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
X
BACA LAINNYA