KELANA KOTA

Semarak Kuliner dan Craft di Mlaku-mlaku Nang Tunjungan

Laporan Anggi Widya Permani | Sabtu, 24 Februari 2018 | 21:45 WIB
Panggung hiburan di acara Mlaku-mlaku Nang Tunjungan Selasa (24/2/2018) di sepanjang Jalan Tunjungan, Surabaya. Foto: Anggi suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Acara Mlaku-mlaku Nang Tunjungan, Selasa (24/2/2018), di sepanjang Jalan Tunjungan, Surabaya berlangsung dengan meriah.

Selain menikmati aneka kuliner dan craft yang sudah tersedia di masing-masing stand, pengunjung disini juga disuguhkan dengan berbagai hiburan, seperti menyanyikan lagu Mlaku-mlaku Nang Tunjungan, yang membuat para pengunjung pun ikut menyanyi bersama.

Pantauan dari suarasurabaya.net, suasana di Jalan Tunjungan sangat padat, ramai, seperti lautan, yang dipenuhi dengan ribuan pengunjung atau bahkan lebih. Terlihat para pengunjung berjalan sampai berdesak-desakan.

Beberapa pengunjung yang datang, bukan hanya warga Surabaya saja, tapi juga luar Surabaya seperti Gresik, Pasuruan, Banyuwangi, hingga Batam. Mereka rata-rata mengaku tertarik untuk datang, karena penasaran dengan kuliner khas Surabaya.

Tri Rismaharini Wali Kota Surabaya juga terlihat hadir bersama Puti Guntur Soekarno Calon Wakil Gubernur 2018 dan Ikatan Arsitek Indonesia. Mereka menyapa para pelaku usaha di berbagai stand, sekaligus menyapa para pengunjung.

Kehadiran Risma, membuat para pengunjung berebut untuk bersalaman dan ber-selfie ria.

Selama acara berlangsung, sempat terjadi insiden seorang pengunjung yang kehilangan anaknya. Namun berkat kerja sama masyarakat, kurang dari satu jam, anak tersebut berhasil ditemukan.

Untuk keamanan, juga terlihat personel gabungan di beberapa titik yang berjaga selama acara berlangsung. Diperkirakan acara ini akan berlangsung sampai tengah malam karena animo masyarakat luar biasa.(ang/iss/bid)
Editor: Zumrotul Abidin



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.