KELANA KOTA

Pemkot Surabaya Dampingi Seorang Ibu yang Berniat Jual Ginjal

Laporan Zumrotul Abidin | Minggu, 11 Maret 2018 | 12:29 WIB
Tri Rismaharini Walikota Surabaya memberikan contoh kepada anak-anak agar menghormati orang tuanya terutama ibu, saat pemaparan motivasi anak dalam masalah sosial di Siola. Foto: Istimewa
suarasurabaya.net - Tri Rismaharini Walikota Surabaya mengatakan, Pemkot Surabaya telah memberikan pendampingan kepada keluarga di kawasan Menanggal yang beberapa hari lalu berniat menjual ginjalnya.

Risma telah memerintahkan Dinas Pengendalian Penduduk, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DP5A) untuk melakukan observasi.

Hasilnya, ibu yang berniat menjual ginjal itu mengatakan dia jengkel dengan permintaan anaknya yang minta dibelikan handphone. Padahal, selama ini anaknya sudah dibelikan handphone empat kali tapi mengaku dihilangkan terus.

Menurut Risma, kondisi keluarga ini labil. Tidak hanya kondisi ekonomi yang terpuruk tapi kondisi psikologis juga tertekan.

"Anak ini kondisinya memang labil dari ceritanya. Orang tuanya juga labil. Bukan hanya kondisi ekonomi saja, saya tidak perlu cerita detil. Saya minta DP5A dampingi terus untuk konseling," ujarnya kepada wartawan, Minggu (11/3/2018).

Risma mengatakan, kondisi keluarga ini terus mendapat pendampingan. Sang anak juga mendapat bantuan beasiswa sekolah SMK sampai lulus berikut uang sakunya. Kemudian, sang ibu rencananya akan diberi peluang berdagang di Kebun Binatang Surabaya dengan bantuan modal dari Pemkot.

Sekadar diketahui, Pemkot Surabaya tidak sekali ini saja membantu masalah sosial ekonomi warga yang akhirnya nekat berbuat tak sewajarnya.

Suprijadi seorang ayah yang beberapa waktu lalu mendorong anaknya dengan gerobak dari Madiun menuju Surabaya yang informasinya viral di e100 juga telah dibantu Pemkot Surabaya.

Suprijadi sekarang juga telah dipekerjakan di Bagian Umum Pemkot Surabaya. Kondisinya kini membaik baik ekonomi maupun psikisnya.

"Pak Suprijadi sekarang di sini, bekerja bersih-bersih ikut bagian umum. Beliau menikmati, rajin juga," terang Risma.(bid/iss/rst)
Editor: Restu Indah



Komentar Anda
Komentar 1
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.