KELANA KOTA

Jl. Kartini Ditutup, Kepadatan Arus Kendaraan Pindah ke Jl. Pandegiling

Laporan J. Totok Sumarno | Senin, 12 Maret 2018 | 16:07 WIB
Pemberitahuan dipasang diujung Jl. Kartini dekat belokan menuju Jl. Ir. Anwari. Foto: Totok suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Kepadatan arus lalu lintas yang melintasi kawasan Jl. Kartini, Senin (12/3/2018) berpindah ke sekitar Jl. Pandegiling, seiring ditutupnya Jl. Kartini sebagai dampak ambrolnya bagian jembatan di Jl. Kartini.

Kendaraan dari arah Jalan Raya Darmo yang masuk ke Jalan Kartini, dibelokkan ke kanan masuk Jl. Imam Bonjol menuju Jl. Pandegiling. Kepadatan mulai terasa sejak kendaraan masuk kawasan Jl. Imam Bonjol.

Petugas Polisi berjaga di dekat restoran diujung Jl. Imam Bonjol, bersama beberapa petugas Dishub Kota Surabaya dan Linmas. Mereka mengarahkan kendaraan dari Jl. Imam Bonjol untuk belok ke kanan, dan belok kiri dari arah Jl. Pandegiling.

"Pagi tadi krodit sekali, karena masyarakat kaget waktu masuk Jl. Kartini dari arah Jl. Raya Darmo ternyata harus berbelok ke kanan menuju Jl. Pandegiling. Demikian juga dari Jl. Raya Diponegoro kendaraan langsung dibelokkan ke kanan Jl. Ir. Anwari. Pagi tadi krodit memang, siang ini agak longgar," ujar Joko Supriyanto Kepala Seksi Rekayasa Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya.

Joko kemudian menambahkan bahwa pengalihan arus lalu lintas seperti yang terjadi di Jl. Kartini ini diawal pasti menimbulkan persoalan tersendiri bagi masyarakat atau pengendara kendaraan yang biasa melintasi kawasan tersebut.

"Tapi harapan kami nanti, pengendara kendaraan akan terbiasa. Rekayasa pengalihan arus lalu lintas ini sampai perbaikan jembatan di Jl. Kartini yang ambrol selesai diperbaiki," ujar Joko.

Kalau penutupan Jl. Kartini berdampak pada kepadatan diruas jalan lainnya, seperti sepanjang Jl. Pandegiling arah ke Pasar Kembang, Joko menegaskan bahwa itu juga akan menjadi perhatian pihaknya untuk dicarikan solusi.

"Tentunya kami akan mencarikan solusi juga untuk kepadatan yang muncul akibat penutupan Jl. Kartini itu. Ini kan kepadatan kendaraan berpindah di Jl. Pandegiling, sambil terus dievaluasi, kami tentunya akan carikan solusi agar terurai," kata Joko.

Dari arah Jl. Raya Diponegoro, pemberitahuan penutupan Jl. Kartini terpasang pada rambu penutup jalan di dekat belokan ke Jl. Ir Anwari. Namun demikian masih banyak pengguna kendaraan, sepeda motor maupun mobil yang mencoba masuk.

Padahal, beberapa tukang parkir didekat sebuah restoran dan kantor satu diantara partai politik sudah mencoba memberitahu bahwa akses menuju kawasan Jl. Kartini ditutup.

"Tadi pagi ada Polisi yang jaga disini. Mobil sama sepeda motor tidak ada yang nerobos masuk. Sudah ditutup kok, dipasangi pemberitahuan juga. Ini tadi banyak yang coba masuk, tapi ya balik lagi akhirnya," kata Ripan tukang parkir yang berjaga di kantor parpol dekat Jl. Ir Anwari.

Sementara itu, kawasan dekat jembatan di Jl. Kartini yang rusak, dipagari dengan pita plastik kuning bergaris hitam. Tidak boleh ada kendaraan atau siapapun yang tidak berkepentingan untuk masuk dan berada di kawasan tersebut.(tok/ipg)
Editor: Iping Supingah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.