KELANA KOTA

Masyarakat Keluhkan Penutupan Jl. Kartini Tanpa Tanda dari Raya Darmo

Laporan J. Totok Sumarno | Senin, 12 Maret 2018 | 17:25 WIB
Jl. Kartini dekat jembatan yang rusak dipasang tanda larangan, sedangkan diujung Jl. Kartini dari arah Jl. Raya Darmo belum dipasang pemberitahuan penutupan jalan. Foto: Totok suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Masyarakat pengguna kendaraan mengeluhkan penutupan Jl. Kartini, khususnya dari akses masuk Jl. Raya Darmo, Senin (12/3/2018) lantaran tidak ada pemberitahuan atau papan pengumuman terkait penutupan Jl. Kartini.

"Pagi tadi, terpaksa harus putar arah setelah masuk Jl. Kartini ternyata ditutup. Belok ke Imam Bonjol masuk Pandegiling kejebak macet. Tidak ada papan pemberitahuan atau pengumuman gitu kalau Jl. Kartini ditutup," kata Ahmad Basar warga Ketintang.

Ahmad Basar biasanya mengantar barang ke sebuah kantor di Jl. Kartini. Karena Jl. Kartini ditutup sedangkan kantor yang dituju berada tidak jauh dari lokasi jembatan Jl. Kartini yang ambrol, Ahmad memutar kendaraannya masuk Jl. Imam Bonjol. "Ke jalan Pandegiling macet, lurus terus akhirnya sampai Pasar Kembang juga macet," keluh Ahmad Basar.

Senada dengan itu, Rita mahasiswi yang akan mengambil barang titipan kawannya di sebuah kantor di Jl. Kartini juga harus memutar mobilnya sampai masuk kawasan Jl. Pasar Kembang karena tidak ada pemberitahuan penutupan Jl. Kartini.

"Tadi sudah masuk ke Jl. Kartini, pas sampai mendekati Jl. Imam Bonjol kok macet. Ternyata kendaraan semuanya dibelokkan ke kanan masuk Imam Bonjol. Terpaksa harus muter ke Pasar Kembang. Harusnya di ujung Jl. Kartini dipasang pemberitahuan," ujar Rita.

Sementara itu disampaikan Joko Supriyanto Kepala Seksi Rekayasa Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya bahwa penutupan akses Jl. Kartini sudah berkoordinasi dengan Polisi.

"Kami minta maaf atas ketidaknyamanan karena penutupan Jl. Kartini. Nantinya sosialisasi akan terus kami lakukan, karena bagaimanapun ini juga menyangkut kenyamanan masyarakat luas," tegas Joko Supriyanto saat ditemui di lokasi Jl. Kartini.

Yang terpenting, lanjut Joko, masyarakat harus diberitahu bahwa akses Jl. Kartini sementara ini ditutup untuk kepentingan perbaikan jembatan. "Yang terpenting masyaraat harus diberitahu kalau Jl. Kartini ditutup. Itu yang penting," ujar Joko Supriyanto pada suarasurabaya.net.(tok/ipg)
Editor: Iping Supingah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.