KELANA KOTA

Soekarwo: Soal Penggantian Nama Jalan, Saya Akan Dialog dengan Masyarakat

Laporan Denza Perdana | Selasa, 13 Maret 2018 | 12:06 WIB
Ilutrasi. Grafis. Foto : suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Soekarwo Gubernur Jawa Timur mengatakan, kebijakan perubahan nama sebagian Jalan Gunungsari menjadi Jalan Siliwangi dan sebagian Jalan Dinoyo menjadi Jalan Sunda adalah bagian dari kepentingan umum.

"Jadi ada hak pribadi seseorang, tetapi ada hak kepentingan umum, ini yang harus balance (seimbang). Jadi nanti Pak Gatot (Gatot Sulistyo Hadi Kepala Dinas PU Bina Marga Jatim) plus humas akan melakukan sosialisasi," ujarnya di Gedung Negara Grahadi, Selasa (13/3/2018).

Pakde Karwo mengatakan, memang perlu adanya dialog antara pemerintah dengan masyarakat berkaitan dengan rencana perubahan sebagian nama jalan di Surabaya untuk kepentingan harmonisasi budaya Jawa dan Sunda.

"Ada permasalahan besar bagaimana pendekatan budaya Jawa-Sunda itu kita selesaikan setelah 661 tahun. Saya kira perlu mendialogkan ini dengan masyarakat yang ada," katanya.

Pakde Karwo menegaskan, rencana ini bukan penghapusan jalan sepenuhnya. Melainkan hanya sebagian dari dua jalan yang ada di Surabaya yang akan diubah namanya untuk simbolik harmoni budaya.

Soal pernyataan Ketua DPRD Surabaya, bahwa usulan perubahan nama jalan bisa tidak disetujui, Soekarwo kembali menegaskan dia akan berdialog dengan masyarakat.

"Silahkan berpendapat, tapi saya akan dialog dengan masyarakat. Jalan itu bagian dari kepentingan umum. Sama saja, usulan daerah ke Gubernur belum tentu bagi pemerintah pusat pertimbangannya kepentingan umum. Tidak semua usulan pemerintah daerah bisa disetujui," ujarnya.(den/rst)
Editor: Restu Indah



Komentar Anda
Komentar 1
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.