KELANA KOTA

Dinsos Targetkan 1.038 Perbaikan RTLH di Surabaya

Laporan Zumrotul Abidin | Rabu, 14 Maret 2018 | 16:56 WIB
Ilustrasi.
suarasurabaya.net - Dinas Sosial (Dinsos) Kota Surabaya menargetkan merenovasi 1.038 rumah tidak layak huni (RTLH) dan merenovasi 1000 unit jamban. Hal ini bagian dari program Rehabilitasi Sosial Daerah Kumuh (RSDK) tahun 2018.

Agus Rosid Kepala Seksi Rehabilitasi Penyandang Cacat dan RSDK Dinas Sosial (Dinsos) Kota Surabaya mengatakan, pelaksanaan program RSDK di tahun ini, untuk anggaran tiap unit rumah akan dibedakan berdasarkan dengan klasternya, dengan anggaran tiap unit rumah antara Rp5 juta, Rp15 juta, Rp25 juta, sampai dengan Rp30 juta.

"Nantinya kita intervensi berdasarkan klaster nya, jadi masing-masing rumah kita lihat dulu berdasarkan tingkat kerusakan," kata Rosid, saat ditemui di Kantor Bagian Humas Pemkot Surabaya, Rabu (14/3/2018).

Rosid mengatakan, dalam program ini Pemkot bekerja sama dengan Unit Pembinaan Keluarga Miskin (UPKM) atau kelompok masyarakat yang berada di tingkat kelurahan yang melaksanakan tugas perbaikan rumah. Di samping itu, dalam pengerjaanya nanti UPKM akan didampingi oleh satgas pendamping dari Dinas Sosial, selain itu juga ada petugas pengawas di lapangan.

"Keluarga penerima juga akan dilibatkan mulai dari perencanaan. Begitu pula saat pembangunan selesai, warga penerima juga akan dilibatkan dengan melakukan pengawasan dari hasil pembangunan," kata Rosid.

Menurut data dari Dinas Sosial Kota Surabaya, tahun 2016 lalu, Pemkot telah menyelesaikan sebanyak 1.184 unit RTLH, sedangkan tahun 2017 sebanyak 1.444 unit RTLH ditambah dengan perbaikan 187 unit jamban.

Rosid menambahkan, dengan digulirkannya program RSDK tahun 2018 diharapkan keluarga penerima manfaat bisa lebih meningkatkan sumber pendapatan yang dapat menunjang perekonomian mereka.

"Sementara dari sisi perbaikan jamban, ke depan warga Surabaya tidak lagi buang air besar di sungai, sehingga Kota Surabaya bisa menjadi kota bebas dari BAB sembarangan," kata Rosid. (bid/iss)


Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.