KELANA KOTA

Suami yang Ditemukan Bakar Diri Dengan Istrinya Dinyatakan Meninggal Dunia

Laporan Anggi Widya Permani | Sabtu, 14 April 2018 | 12:45 WIB
Ilustrasi
suarasurabaya.net - Seorang laki-laki berinisial RB (34) yang ditemukan terbakar bersama istrinya, di sebuah kamar kos Babatan, Wiyung, dinyatakan meninggal dunia, Sabtu (14/4/2018).

dr Pesta Parulian Humas RSUD Dr Soetomo mengatakan selama menjalani perawatan, keadaan korban kian menurun. Puncaknya, kondisi korban memburuk pada pukul 02.00 WIB.

"Setelah menjalani perawatan kurang lebih 6 hari, pada pukul 02.00 WIB tadi, sudah memburuk. Dari awal kami mencurigai bahwa pasien ini, sempat menghirup udara panas, sehingga ada masalah di paru-parunya dan membuat pasien tidak bisa lepas dengan alat bantu pernafasan," kata dr Pesta, saat dihubungi suarasurabaya.net, Sabtu (14/4/2018).

Selain itu, lanjut dr Presta, korban juga diketahui mengalami infeksi seluruh tubuh, bahkan sampai masuk ke dalam sistem vitalnya seperti jantung, paru-paru, dan ginjal. Hal itu dikarenakan, tingkat luka bakar yang diderita korban cukup luas, yakni mencapai 82 persen.

"Dengan luka bakar yang cukup luas itu, kami sudah melakukan dua kali pencucian, lalu perawatan dengan antibiotik, bantu nafas dan obat-obatan, tapi belum ada perkembangan. Kondisinya memburuk jam 2 pagi tadi. Lalu kami lakukan resusitasi dan tidak berhasil. Akhirnya, pasien meninggal dunia sekitar pukul 05.50 WIB tadi," jelasnya.

Sementara untuk kondisi EL (40), kata dr Pesta, istri korban yang saat itu juga ikut terbakar, kini kondisinya sudah membaik dan dirawat di ruangan khusus pasien luka bakar atau burn unit. dr Pesta mengatakan korban mengalami luka bakar sekitar 60 persen.

"Kini, korban sudah sadar dan mulai bisa diajak komunikasi. Meskipun masih belum mau menceritakan terkait peristiwa bakar diri itu. Saya suruh menggerakkan anggota tubuhnya, dia sudah bisa merespon," kata dia.

dr Presta mengatakan keluarga dari RB sudah mendatangi rumah sakit untuk membawa jenazah ke rumah duka. Sementara pihak keluarga EL, lanjutnya, hingga saat ini belum terlihat menjenguk korban ke rumah sakit.

"Kalau keluarga RB, dari awal dirawat selalu mendampingi terus. Terutama ibunya. Yang justru belum pernah saya lihat itu yang perempuan. Belum pernah kelihatan pihak keluarganya menjenguk," tambahnya.

Sekedar diketahui, RB dan EL ini, merupakan pasangan suami istri yang sempat melakukan percobaan bunuh diri, dengan membakar tubuhnya sendiri, di kamar kos, Jalan Babatan Gang 1 No. 15, Kecamatan Wiyung, Surabaya, pada Kamis malam (5/4/2018). (ang/dwi)
Editor: Dwi Yuli Handayani



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.