KELANA KOTA

Perusahaan China Berminat Investasi 10 Miliar Dolar di Indonesia

Laporan Denza Perdana | Minggu, 15 April 2018 | 16:31 WIB
Luhut Binsar Pandjaitan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman (kiri) berjabat tangan dengan Wang Yi Menteri Luar Negeri dan Penasehat Negara China sebelum pertemuan dua negara di Kediaman Tamu Negara Diaoyutai, Beijing, China, Kamis (12/4/2018). Foto: Reuters
suarasurabaya.net - Salah satu perusahaan China berminat untuk berinvestasi di berbagai daerah di Indonesia senilai 10 miliar dolar AS.

Niat investasi perusahaan ini. menurut Luhtu Binsar Pandjaitan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, di luar kerangka kerja sama OBOR (One Belt One Road/Jalur Sutera dan Jalur Maritim Abad ke-21 yang digagas China).

Beberapa pimpinan perusahaan asal China itu menemui Luhut di sela-sela kunjungan resminya ke Beijing pada 12-14 April 2018.

Perusahaan tersebut, kata Luhut, memiliki beberapa mitra bisnis di Indonesia dan siap mengembangkan industri di Morowali, Sulawesi Tengah, dan Halmahera Utara, Maluku Utara.

Di kedua daerah di wilayah Indonesia timur itu, perusahaan China bersama mitra lokalnya akan mengembangkan industri baja dan karbon.

"Selain itu mereka juga ingin mengembangkan industri lithium (baterai) untuk mobil listrik di Indonesia," kata Menteri Perindustrian dan Perdagangan di era pemerintahan Abdurrahman Wahid itu.

Luhut mengungkapkan keinginan perusahaan asal China itu untuk berinvestasi di Indonesia karena tertarik dengan kebijakan insentif pajak untuk investasi asing yang nilainya di atas 2,5 miliar dolar AS.

Dalam kunjungannya ke China Luhut bertemu dengan Li Keqiang Perdana Menteri, Wang Yi Penasihat Pemerintahan sekaligus Menteri Luar Negeri, jajaran pejabat Menteri Perdagangan, pimpinan Komisi Nasional untuk Pembangunan dan Reformasi (NDRC), pimpinan Bank Pembangunan China, dan kalangan pengusaha.

Luhut juga menyaksikan beberapa penandatanganan kontrak kerja sama bisnis antara perusahaan Indonesia dengan China dan lembaga lainnya dalam kerangka kerja sama OBOR.

Luhut juga mendapatkan kepastian dari PM Li yang akan melakukan kunjungan kenegaraan ke Indonesia pada 6-8 Mei 2018 mendatang. (ant/den)


Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.