KELANA KOTA

Saudi Kritik Rencana AS Pindahkan Kedutaan ke Yerusalem

Laporan Zumrotul Abidin | Senin, 16 April 2018 | 09:55 WIB
Wilayah Yerusalem. Foto: YourWay Israel Tours.
suarasurabaya.net - Salman bin Abdulaziz al Saud Raja Arab Saudi membuka Konferensi Tingkat Tinggi Liga Arab dengan mengkritik keputusan Donald Trump Presiden Amerika Serikat (AS) memindahkan kedutaan besar di Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem.

"Kami menegaskan kembali penolakan kami terhadap keputusan AS tentang Yerusalem," kata Raja Salman saat menyampaikan pidato pada pembukaan konferensi tingkat tinggi itu di Dhahran, bagian timur Arab Saudi, Minggu (15/4/2018).

"Yerusalem Timur adalah bagian integral dari wilayah Palestina," katanya seperti dilansir Antara.

Pada 22 Januari, saat menyampaikan pidato di hadapan parlemen Israel, Wakil Presiden AS Mike Pence menjanjikan negaranya akan memindahkan kedutaan besar di Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem pada akhir 2019, langkah yang ditentang keras Palestina.

"Yerusalem adalah ibu kota Israel, dan karenanya Presiden Trump telah memerintahkan Kementerian Luar Negeri segera memulai persiapan untuk memindahkan Kedutaan Besar Amerika Serikat dari Tel Aviv ke Yerusalem," kata Pence, disambut tepuk tangan meriah oleh anggota parlemen Israel. (ant/bid)
Editor: Restu Indah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
X
BACA LAINNYA