KELANA KOTA

Menteri Perindustrian: Indonesia Bisa Jadi Pemain Kunci Revolusi Industri 4.0

Laporan Farid Kusuma | Senin, 16 April 2018 | 17:51 WIB
Airlangga Hartarto Menteri Perindustrian usai diskusi publik di Kantor Kementerian Komunikasi dan Informatika, Jakarta, Senin (16/4/2018). Foto: Farid suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Airlangga Hartarto Menteri Perindustrian mengatakan, Indonesia punya modal besar untuk menjadi pemain kunci di kawasan Asia, dalam mengimplementasikan industri generasi keempat (Industri 4.0).

Menurutnya, modal utama yang sudah dimiliki untuk bermain di era digitalisasi industri, antara lain adalah pasar domestik, dan banyaknya sumber daya manusia potensial.

Kedua modal itu, kata Menperin, harus bisa dimaksimalkan supaya Indonesia lebih percaya diri memasuki perubahan di era Industri 4.0.

Terlebih lagi, generasi milenial akan punya peranan penting, karena mereka pengguna dominan dari teknologi yang menjadi ciri khas revolusi industri keempat, yaitu internet.

Sampai sekarang, pengguna internet di Indonesia sekitar 143 juta orang, Kemudian, Indonesia tercatat sebagai negara dengan jumlah mahasiswa paling banyak di kawasan ASEAN.

Airlangga Hartarto bilang, Indonesia masih mengalami bonus demografi yang juga diikuti dengan tingginya pertumbuhan ekonomi, sampai tahun 2030.

Sementara negara kawasan Asia seperti China, Jepang, Singapura dan Thailand sudah melewati bonus demografi, sehingga pertumbuhan ekonominya lebih rendah.

"Untuk memasuki Industri 4.0, kita punya modal pasar domestik dan potensi banyaknya universitas (mahasiswa). Talent itu kita miliki dari seluruh universitas yang ada. Potensi ini cukup untuk membawa Indonesia ke era ekonomi digital," ujarnya dalam diskusi publik di Kantor Kementerian Komunikasi dan Informatika, Jakarta, Senin (16/4/2018).

Sebagai persiapan memasuki Industri 4.0, Kementerian Perindustrian tengah mendorong peningkatan kompetensi sumber daya manusia Indonesia agar menguasai teknologi digital.

Salah satu langkahnya adalah melalui program vokasi SMK dan industri, serta memacu Politeknik melalui program skill for competitiveness.

Airlangga berharap, para pengusaha muda bisa memanfaatkan peluang di era digital. Selain itu, para pelaku industri kecil dan menengah juga didorong untuj memanfaatkan beberapa fasilitas taman teknologi yang dibuat Kementerian Perindustrian.

Menteri Perindustrian menambahkan, pemerintah sudah menyiapkan lima sektor industri yang akan menjadi percontohan dalam implementasi Industri 4.0, yaitu industri Otomotif, Makanan dan Minuman, Tekstil, Elektronik, dan Kimia. (rid/ipg)
Editor: Iping Supingah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.