KELANA KOTA

Jembatan Widang Diklaim Ambruk Sebelum Pelaksanaan Pemeliharaan

Laporan Denza Perdana | Selasa, 17 April 2018 | 17:08 WIB
Jembatan Widang yang merupakan jembatan penghubung Kabupaten Lamongan dengan Tuban ambruk, Selasa (17/4/2018) pukul 10.30 WIB. Foto: Ali Mahrus via redaksi suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Tugiman Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) ruas Tuban-Babat-Lamongan-Gresik, Balai Besar Pelaksanaan Jalan (BBPJN) VII mengatakan, pemeliharaan Jembatan Widang dilakukan secara berkala.

Setiap tahun, kata dia, BBPJN VIII terus melakukan pemeliharaan jembatan penghubung Kabupaten Lamongan-Tuban dan sebaliknya itu.

Tugiman mengatakan, untuk tahun 2018 ini pemeliharaan jembatan itu memang belum dilakukan.

"Untuk 2018, tanda tangan kontrak pemeliharaan jembatan itu 4 April kemarin. Kami lakukan preconstruction meeting tanggal 11 April. Tadi (hari ini,red) kami rapat persiapan pelaksanaan. Belum selesai rapat saya sudah ditelepon (tentang ambruknya jembatan,red)," ujarnya, Selasa (17/4/2018).

Kepada suarasurabaya.net, Tugiman mengatakan, hari ini Direktur Jenderal Perhubungan Darat (Dirjen Hubdat) Kementerian Perhubungan sedang meninjau langsung di lokasi ambruknya jembatan.

Belum ada keterangan lebih lanjut mengenai dugaan penyebab ambruknya jembatan ini. Tugiman mengaku masih mengikuti rapat koordinasi dengan Dirjen Hubdat.

Perlu diketahui, jembatan penghubung Kabupaten Lamongan dengan Tuban dan sebaliknya itu, ambruk pukul 10.30 WIB, Selasa (17/4/2018).

Setidaknya ada tiga truk dan tiga sepeda motor, yang sedang melintas saat jembatan itu ambruk.

Kabar terakhir dari kepolisian setempat, sudah bisa dipastikan bahwa ambruknya jembatan tersebut mengakibatkan dua korban jiwa.

Evakuasi kendaraan terdampak, sempat terhambat karena masih menunggu kendaraan berat yang diperbantukan ke lokasi jembatan.(den/ipg)
Editor: Iping Supingah



Komentar Anda
Komentar 1
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.