KELANA KOTA

Konstruksi Jembatan Darurat Widang akan Diputuskan Besok

Laporan Denza Perdana | Selasa, 17 April 2018 | 20:21 WIB
Jembatan Widang yang merupakan jembatan penghubung Kabupaten Lamongan dengan Tuban ambruk, Selasa (17/4/2018) pukul 10.30 WIB. Foto: Ali Mahrus via redaksi suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Tugiman Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Ruas Tuban-Babat-Lamongan-Gresik Balai Besar Pelaksanaan Jalan (BBPJN) VIII mengatakan, keputusan konstruksi jembatan darurat baru akan diputuskan besok.

"Besok akan diputuskan, apakah pakai konstruksi seperti jembatan lama atau pakai jembatan deli untuk sementara. Besok yang dari Jakarta ke sini," katanya, ketika dihubungi Selasa (17/4/2018) sore.

Sebagaimana dia sebutkan sebelumnya, hari ini BBPJN VIII bersama rekanan pemenang lelang pemeliharaan Jembatan Widang melakukan rapat persiapan.

Kontrak baru pemeliharaan jembatan itu baru baru saja ditandatangani 4 April lalu, dan rapat pra konstruksi sudah dilakukan 11 april. Seharusnya hari ini, setelah rapat persiapan, rekanan BBPJN VIII akan melakukan survei kondisi jembatan.

"Tapi jembatannya keburu ambruk," kata Tugiman. "Nah, nanti setelah ini mereka (rekanan,red) yang akan mengerjakan pembangunan (ulang) jembatan. Juga yang mengerjakan jembatan sementara," ujarnya.

Hasil pemeriksaan di lokasi, rekanan pengerjaan pemeliharaan jembatan, seperti dikutip Tugiman, menilai bahwa konstruksi peletakan jembatan masih dalam kondisi baik.

"Yang ambruk kan rangka (jembatan,red)-nya. Nanti mereka akam mengerjakan pembangunan ulang kerangkanya," kata Tugiman.

Pembangunan jembatan sementara, kata Tugiman, akan segera dilakukan untuk menyambut Angkutan Lebaran 2018. Sementara konstruksi permanen jembatan Widang akan dipikirkan kemudian.

"Yang penting sekarang jembatan sementara ini. Nah konstruksinya bagaimana, besok akan diputuskan bersama," katanya.

BBPJN, sore tadi telah melakukan rapat koordinasi dengan pihak kepolisian serta Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan yang meninjau langsung ke lokasi.

Salah satu hasil rapat tersebut berkaitan dengan pengalihan arus lalu lintas. Tugiman mengatakan, truk tronton dan truk lainnya akan dialihkan ke jalur pantai utara (Pantura).

"Kalau colt diesel saja boleh lewat Widang. Tapi untuk tronton dan lainnya yang besar-besar akan diarahkan ke Paciran," ujarnya.

Sementara itu, menurut Tugiman, saat ini semua pihak yang ada di lokasi jembatan Widang, Tuban, sedang fokus melakukan evakuasi kendaraan yang turut jatuh saat jembatan ambruk.

Perlu diketahui, jembatan penghubung Kabupaten Lamongan dengan Tuban dan sebaliknya itu, ambruk pukul 10.30 WIB, Selasa (17/4/2018). Setidaknya ada tiga truk dan tiga sepeda motor, yang sedang melintas saat jembatan itu ambruk. Kabar terakhir dari kepolisian setempat, sudah bisa dipastikan bahwa ambruknya jembatan tersebut mengakibatkan dua korban jiwa.(den/iss/ipg)
Editor: Iping Supingah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.