KELANA KOTA

Densus 88 Menggerebek Rumah Terduga Teroris di Malang

Laporan Ika Suryani Syarief | Senin, 14 Mei 2018 | 19:22 WIB
Polisi memasang garis polisi di rumah terduga teroris yang berlokasi di Jalan Kapi Sraba 11 Blok 10 H Perum Sawojajar 2, Kabupaten Malang, Senin (14/5/2018). Foto : Yessi Tidar Sakti Batu
suarasurabaya.net - Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti-Teror Mabes Polri dan Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) menggerebek rumah terduga teroris yang berlokasi di Jalan Kapi Sraba 11 Blok 10 H Perum Sawojajar 2, Kabupaten Malang, Senin (13/5/2018).

"Polres yang ada di Malang hanya membantu. Densus 88 yang bergerak," kata salah seorang polisi di sela-sela penggerebekan salah satu rumah di kawasan Perum Sawojajar 2 Kecamatan Pakis, kabupaten Malang, Jawa Timur.

Tim Densus 88 Markas Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia (Mabes Polri) berseragam lengkap anti-teror terlihat memasuki rumah diduga jaringan teroris bom Surabaya.

Rumah yang digerebek dan diduga teroris itu ditempati pasangan Arifin (50) dan Siti Rohaida (49). Keduanya adalah warga pendatang, namun sudah cukup lama menempati rumah tersebut, yakni sekitar 14 tahun. Hanya saja, pasangan tersebut sangat jarang bersosialisasi, bahkan terkesan tertutup.

AKP Adrian Wimbarda Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor (Kasatreskrim Polres) Malang mengatakan saat ini hanya peggeledahan.

"Lebih jelas nanti Pak Kapolres. Buku dan peralatan yang diamankan," katanya, seperti dilansir Antara.

Sementara itu, Kompol Decky Hermansyah Wakil Kepala Kepolisian Resor (Wakapolres) Malang mengatakan petugas membawa buku dari rumah Arifin.

"Buku yang dibawa," ucapnya.

Usai penggeledahan, Arifin langsung dinaikkan mobil milik Brigade Mobil (Brimob) Polri tanpa tangan diborgol.

Menurut tetangga terduga teroris tersebut, Wati, Ida sudah tertangkap kemarin malam di Sidoarjo atau di Surabaya.

"Ini tadi polisi datang mulai pukul 12.30 WIB awalnya cuma dua orang, tapi terus berdatangan polisi-polisinya," ujarnya.

Hingga saat ini Densus 88 Polda Jatim dibantu Polres Malang Kota dan Polres Malang masih melakukan penggeledahan. Jalan dua arah di perumahan itu ditutup dengan garis polisi dan warga dilarang mendekat hingga radius sekitar 25 meter lebih dari rumah terduga teroris.

Polisi juga mengerahkan anjing pelacak di lokasi. Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari polisi terkait penggerebekan tersebut.(ant/iss/ipg)
Editor: Iping Supingah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.