KELANA KOTA

Terduga Teroris di Tandes Sempat Dikejar Polisi yang Menyamar

Laporan Zumrotul Abidin | Selasa, 15 Mei 2018 | 19:46 WIB
Suasana pascapenggerebekan di Jl Sikatan IV Manukan Wetan Tandes Surabaya, Selasa (15/5/2018) malam. Foto: Abidin suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Penggerebekan di Jl Sikatan IV Manukan Wetan Tandes Surabaya terjadi pukul 17.00 WIB. Penangkapan pria yang biasa dipanggil Teguh ini diduga terkait tindak pidana terorisme.

Ramin Ketua RT 06 RW 02 Manukan Wetan pada suarasurabaya.net mengatakan, penangkapan ini dilakukan saat dia mau berangkat ke Masjid Hidayatullah untuk persiapan Jamaah Shalat Maghrib. Di tengah perjalanan, Ramin mendengar suara tembakan. Lalu Ramin sempat melihat ada petugas berpakaian sipil melakukan pengajaran terhadap Teguh terduga teroris, sampai di dekat Masjid Hidayatullah yang jaraknya 50 meter dari rumah kos yang ditinggali Teguh.

Ramin mengaku melihat, ada sekitar enam petugas yang di antaranya mengenakan jaket ojek online, mengejar Teguh yang berusaha lari ke selatan arah masjid Hidayatullah.

"Ada yang pakai celana pendek juga. Sepertinya, Teguh lari dari rumahnya saat didatangi petugas, lalu diberi tembakan peringatan tapi tetap lari, lalu ditembak," katanya.

Ramin mengatakan, tidak lama kemudian petugas melakukan sterilisasi dan tim Gegana dan Densus 88 Anti Teror berseragam lengkap datang.

Ramin bisa memastikan kalau yang tertembak dalam penggerebekan ini adalah Teguh, karena Ramin pada Minggu malam sempat diminta informasi oleh Ketua RW dan kelurahan informasi tentang Teguh.

"Kemarin malam saya di WA oleh Pak Zaini Ketua RW 2, diberitahu kalau ada informasi ada orang bernama Teguh tolong di WA balik," ujarnya kepada suarasurabaya.net, Selasa malam. (bid/iss/ipg)
Editor: Iping Supingah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.