KELANA KOTA

Penggantian Kerugian Keuangan Negara Akibat Samadikun Telah Dinyatakan Lunas

Laporan Muchlis Fadjarudin | Kamis, 17 Mei 2018 | 15:05 WIB
Toni Spontana di Plasa Mandiri, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Kamis (17/5/2018), menyatakan bahwa kerugian keuangan negara akibat korupsi yang dilakukan Samadikun Hartono terpidana korupsi BLBI dinyatakan lunas. Foto: Faiz suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Samadikun Hartono terpidana korupsi Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) untuk Bank Modern telah mengembalikan kerugian keuangan negara Rp 87 miliar. Dengan pengembalian ini, maka kerugian keuangan negara akibat korupsi yang dilakukan Samadikun pun dinyatakan lunas.

"Samadikun telah melunasi uang pengganti kerugian negara yaitu sebesar Rp 169.472.960.461 dalam beberapa tahap," ujar Toni Spontana di Plasa Mandiri, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Kamis (17/5/2018).

Menurut Toni, dari tahun 2016, Samadikun membayar Rp 41 miliar. Kemudian 2017 melakukan pembayaran dua kali masing-masing sekitar Rp 20 miliar dan kemudian awal 2018 sebesar Rp miliar.

Kata dia, pembayaran terakhir yang dilakukan Samadikun adalah hari ini yaitu sebesar Rp 87 miliar.

Sekadar diketahui, Samadikun Hartono menjadi buron sejak tahun 2003. Dia baru tertangkap di Shanghai, China pada 2016 dan dibawa ke Indonesia oleh Sutiyoso Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) saat itu.

Saat ditangkap, Samadikun ternyata mempunyai lima Paspor dengan lima identitas yang berbeda.(faz/tna/rst)
Editor: Restu Indah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.