KELANA KOTA

BUJT Diskon 10 Persen Tarif Seluruh Ruas Tol Saat Mudik Lebaran

Laporan Agustina Suminar | Minggu, 20 Mei 2018 | 15:27 WIB
Ilustrasi. Foto: setkab.go.id
suarasurabaya.net - Jalan nasional yang menjadi jalur mudik saat ini dinyatakan oleh pemerintah memiliki tingkat kemantapan 90 persen. Pemerintah optimistis, infrastruktur jalan dalam melayani arus mudik lebaran pada 2018 ini akan lebih baik dari tahun sebelumnya.

"Dengan semakin panjangnya tol yang bisa digunakan, pemudik diminta tidak larut dalam euforia melaju dengan kecepatan tinggi di jalan tol yang lurus," kata Arie Setiadi Moerwanto Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR saat jumpa pers kesiapan jalur mudik 2018, di Jakarta, Jumat (18/5/2018).

Sementara, Basuki Hadimuljono Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengatakan, pada masa mudik Lebaran 2018 ini, pihak Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) akan memberikan diskon tol sebesar rata-rata 10 persen di seluruh ruas tol.

"BUJT secara sukarela memberikan diskon tol. Besaran setiap ruasnya berbeda dengan rata-rata 10 persen," kata Basuki dilansir dari laman setkab.go.id,

Mengenai kapan mulai berlakunya diskon tarif tol itu, Basuki mengatakan, hal ini belum disepakati. Sebagian ingin bersamaan dengan libur Lebaran tanggal 11 Juni 2018 sampai 19 Juni 2018. Namun ada yang berkeinginan diskon tol diberikan pada puncak mudik H-2 dan H+2 Lebaran.

"Apabila BUJT sudah sepakat, maka saya akan buatkan surat keputusannya," sambung Basuki.

Mengenai kekhawatiran semakin macetnya jalan tol karena adanya diskon tol, Menteri Basuki mengatakan telah berkordinasi dengan Kemenhub dan Korlantas Polri dalam manajemen lalu lintasnya.

Ia menegaskan, tujuan pemberian diskon tol adalah untuk memecah puncak arus mudik sekaligus bentuk empati dari BUJT terhadap para pemudik dalam merayakan Lebaran.

Di sisi lain, Kementerian PUPR memastikan pemudik tahun ini bisa menggunakan tol dari Merak (Banten) hingga Pasuruan (Jawa Timur) sepanjang 995 km, meski 237 km diantaranya masih berstatus fungsional.(tna/den)
Editor: Denza Perdana



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.