KELANA KOTA
Info Mudik

Dishub Jatim Lakukan Ramp Check Terhadap 36.517 Angkutan Mudik

Laporan Anggi Widya Permani | Sabtu, 09 Juni 2018 | 13:31 WIB
Soekarwo Gubernur Jawa Timur melakukan cek komponen kendaraan, Sabtu (9/6/2018). Foto: Anggi suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Sebelum pelaksanaan arus mudik Lebaran 2018, Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jatim telah melakukan ramp check terhadap 36.517 angkutan mudik. Dari hasil pemeriksaan, ditemukan ada sekitar 2.800 kendaraan atau 7,76 persen, tidak memenuhi syarat kelayakan jalan.

Wahid Wahyudi Kepala Dishub Provinsi Jawa Timur mengatakan, ribuan kendaraan itu dinyatakan tidak layak jalan, karena ada beberapa komponen kendaraan yang kurang dan belum dipenuhi. Seperti ditemukan ban gundul, kaca depan mengalami retak, spedometer yang mati, dan safe belt atau sabuk pengaman yang tidak ada.

"Yang kurang memenuhi syarat. Disarankan segera melengkapi komponen bus. Kita sudah menghubungi PO masing-masing untuk melakukan perbaikan," kata Wahid, usai menggelar apel persiapan di Dishub Jatim, Sabtu (9/6/2018).

Ramp check ini, kata Wahid, tidak hanya dilakukan sekali itu saja. Tetapi akan terus berlanjut, terutama saat kendaraan akan berangkat membawa para pemudik di setiap terminal. Hal itu untuk memastikan bahwa kendaraan tersebut telah melakukan perbaikan sesuai dengan hasil ramp check yang pertama.

Dari ribuan kendaraan yang ditemukan tidak layak jalan itu, Wahid memastikan bahwa jumlah kendaraan yang telah disiapkan, akan mencukupi kebutuhan masyarakat dalam melaksanakan mudik Lebaran 2018.

Pada mudik gratis tahun ini, lanjut Wahid, ada sekitar 5.900 armada bus AKAP maupun AKDP, yang telah disiapkan. Selain itu, juga ada 8.610 bus cadangan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang. Adapun persiapan lainnya, Dishub Jatim juga menyiapkan 726 gerbong kereta api, 49 kapal laut dan 8.713 penerbangan.

"Ditambah ada 57 extra flight tujuan domestik dan enam extra flight tujuan internasional dari bandara Juanda, Sidoarjo dan tiga extra flight melalui bandara Abdurahman Saleh Malang.

Wahid mengatakan, jumlah kebutuhan penumpang terhadap angkutan umum tahun ini sebanyak 8,07 juta seat, mulai dari jalur darat, laut dan udara. Angka tersebut meningkat sebesar 5,8 persen dari tahun sebelumnya.

Dengan adanya program mudik gratis ini, kata Wahid, menjadi salah satu upaya untuk mengantisipasi terjadinya penumpukan penumpang akibat mobilitas pemudik di sejumlah terminal di Jawa Timur.

"Ada sebanyak 560 bus yang disiapkan oleh pak gubernur untuk melayani masyarakat, dan berangkat dari berbagai tempat, sehingga penumpang tidak numpuk di terminal," pungkasnya. (ang/tna)
Editor: Ika Suryani Syarief



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.