KELANA KOTA

Jelang Lebaran, AHY Foundation Gelar Pasar Murah

Laporan Muchlis Fadjarudin | Rabu, 13 Juni 2018 | 14:15 WIB
Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di kantor AHY Foundation Jalan Wijaya, Jakarta Selatan, Rabu (13/6/2018). Foto: Faiz suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - AHY Foundation menjelang hari raya Idul Fitri 1439 Hijriah menggelar pasar murah. Kegiatan pasar murah ini berlangung di kantor AHY Foundation Jalan Wijaya, Jakarta Selatan, Rabu (13/6/2018).

Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) Komandan Gabungan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat mengatakan pasar murah ini digelar untuk masyarakat sekitar, terutama yang kurang mampu.

"Saya dengan teman teman AHY Foundation menyelenggarakan pasar murah untuk warga sekitar terutama yang kurang mampu dan ini sebagai bagian dari semangat peduli dan berbagi di akhir bulan Ramadhan menjelang Idul Fitri," ujar AHY di sela-sela pasar murah.

Menurut dia, pasar murah ini digelar dengan tujuan untuk berbagi dengan sesama tidak seperti pasar murah lainnya yang hanya menjual sembako, kali ini daging sapi juga dijual satu paket dengan sembako.

"Rasanya sangat tepat bagi kita semua terus menunjukkan rasa berbagi dengan sesama dan pasar murah ini diselenggarakan dengan itikat dan niat yang baik dimana 1 kg daging ditambah 5 kg beras minyak dan lain lain yang menjadi kebutuhan pokok masyarakat," kata dia.

AHY menjelaskan, seiring dengan Idul Firi harga kebutuhan naik, maka pasar murah kali harga ditekan semurah mungkin yaitu per paket Rp 50 ribu dari harga aslinya sekitar Rp 200 ribu.

"Kita tahu di akhir menjelang Idul Fitri ini harga-harga juga bisa naik dan tentunya dengan paket tadi dijual Rp 50 Rupiah yang seharusnya sekitar Rp 200 000," kata AHY.

Dia berharap, mudah-mudahan Pasar Murah ini bisa membantu masyarakat yang ingin merayakan Idul Fitri bersama keluarganya, dan mudah-mudahan semangat ini bukan hanya di bulan Ramadhan tetapi juga akan dilanjutkan sampai kapanpun," jelasnya.

Dia menegaskan, ada 1000 paket yang digelar dalam pasar murah ini untuk dua RW di kelurahan Petogogan, Jakarta Selatan ini.

"Ada 1000 paket yang kita jual melalui kupon. Dibelakang ini kan banyak kampung-kampung ada dua RW dari pagi sudah habis lho," tegasnya.

Dengan cepat habisnya barang-barang yang dijual, AHY mengatakan bahwa masyarakat Indonesia masih merasakan penurunan daya beli, penurunan kemampuan untuk memenuhi kebutuhan pokoknya apalagi kebutuhan lainnya.

"Ini dirasakan di berbagai wilayah tanah air termasuk Jakarta. Oleh karena itu daripada kita sibuk mengatakan apa yang terjadi, saya ingin menjadi bagian walaupun kecil-kecilan tidak ada salahnya yang penting dengan tujuan yang baik dan cara yang baik, yang jelas masyarakat merasakan manfaatnya," pungkas AHY.(faz/iss/ipg)
Editor: Iping Supingah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.