KELANA KOTA
Info Mudik Bandara Trunojoyo

Jumlah Penumpang Pesawat Sumenep-Surabaya Turun

Laporan Dwi Yuli Handayani | Rabu, 13 Juni 2018 | 15:08 WIB
Ilustrasi
suarasurabaya.net - Jumlah penumpang pesawat Wings Air di rute Sumenep (Bandara Trunojoyo)-Surabaya (Bandara Internasional Juanda), Jawa Timur, turun selama masa arus mudik Lebaran tahun ini.

"Kami menduga warga Sumenep yang biasanya bepergian menggunakan jasa pesawat, tidak ke luar kota. Maklum, Lebaran makin dekat," kata Indra Triyantono Kepala Unit Penyelenggara Bandara Kelas III Trunojoyo Sumenep di Sumenep, Rabu (13/6/2018).

Wings Air melayani rute komersial Surabaya-Sumenep dengan pesawat ATR 72 atau berkapasitas 72 penumpang sejak 27 September 2017.

Sesuai data di Bandara Trunojoyo Sumenep, jumlah rata-rata penumpang pesawat di jalur Surabaya-Sumenep sebanyak 50 orang dan jalur Sumenep-Surabaya 60 orang setiap kali terbang.

Sejak "H-7" (8/6/2018) hingga "H-3" Lebaran, jumlah penumpang pesawat di jalur Sumenep-Surabaya turun dan jalur Surabaya-Sumenep meningkat.

Jumlah penumpang pesawat ke Surabaya pada Jumat (8/6/2018) sebanyak 31 orang, Sabtu (9/6/2018) sebanyak 18 orang, Minggu (10/6/2018) sebanyak 14 orang, Senin (11/6/2018) sebanyak 25 orang, dan Selasa (12/6/2018) sebanyak 17 orang.

Sementara jumlah penumpang pesawat ke Sumenep pada Jumat (8/6/2018) sebanyak 53 orang, Sabtu (9/6/2018) sebanyak 67 orang, Minggu (10/6/2018) sebanyak 71 orang, Senin (11/6/2018) sebanyak 70 orang, dan Selasa (12/6/2018) sebanyak 71 orang.

"Ini memang masa mudik Lebaran. Sebagian dari penumpang pesawat ke Sumenep kemungkinan besar pemudik," kata Indra, menerangkan seperti dilansir Antara.

Wings Air melayani jalur Surabaya-Sumenep dan sebaliknya sekali setiap hari, yakni Surabaya-Sumenep pada pukul 12.40 WIB dan Sumenep-Surabaya pada pukul 13.40 WIB. (ant/dwi)


Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.