KELANA KOTA
Info Mudik

Jamaah An-Nadzir Gowa Lebaran Lebih Awal

Laporan Dwi Yuli Handayani | Kamis, 14 Juni 2018 | 09:30 WIB
Jemaah An Nadzir saling berpelukan dan bermaaf-maafan seusai melaksanakan Salat Idulfitri di Kampung Mawang, Gowa, Sulawesi Selatan, Sabtu (24/6/2017). Foto: Antara
suarasurabaya.net - Ratusan jamaah An-Nadzir yang bermukim di Desa Mawang, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, melaksanakan salat Idul Fitri 1 Syawal 1439 Hijiriah, Kamis (14/6/2018) ini, walaupun pemerintah belum mengeluarkan pengumuman resmi.

"Kami menetapkan satu syawal hari ini berdasarkan pengamatan air pasang puncak. Sebenarnya akhir Ramadhan jatuh pada Rabu kemarin, hanya saja dari pengamatan puncak serta laporan posko dari Kolaka, Palopo hingga Batam, seluruh jamaah An Nadzir Lebaran hari ini," ujar Ustas Lukman A Bakti Juri Bicara An Nadzir, Kamis (14/6/2018) seperti dilansir Antara.

Menurutnya, hasil pengamatan yang diyakini melalui metode hisab dan rukyat, terlihat bulan terbit sekitar pukul 13.00 WITA, sehingga untuk menentukan perpindahan bulan dari Ramadan ke Syawal dilakukan peneropongan bulan dan melihat tanda-tanda alam seperti pasang air laut.

Sejak tiga hari menjelang akhir Ramadhan, lanjut dia, pemantauan air pasang laut dan pergerakan bulan terus diamati. Setelah dilakukan musyawarah pada sidang isbat, hari Kamis ditentukan sebagai akhir Ramadan atau masuk 1 Syawal.

Dalam ceramah yang ia menyinggung mengenai terorisme. Kata dia, Islam tidak pernah mengajarkan terorisme, bahkan Nabi besar Muhammad Saw tidak pernah mengajarkan itu.

Sementara itu, Kementerian Agama akan menggelar sidang isbat penentuan lebaran Idul Fitri 2018 pada Kamis (14/6/2018) sore nanti.

Sebelumnya, jamaah tarekat Naqsabandiyah juga melaksanakan Salat IED lebih awal pada Rabu (13/6/2018) di berbagai daerah di Indonesia, dengan menetapkan satu syawal 1439 Hijriah telaha masuk pada Rabu. Ini didasari dengan metode hisab Munjid, yaitu penghitungan 30 hari sejak awal puasa dan telah digunakan secara turun temurun. (ant/dwi)


Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.