KELANA KOTA

Malam Takbiran, Kapolda Jatim dan Pangdam V Brawijaya Keliling Surabaya

Laporan Anggi Widya Permani | Kamis, 14 Juni 2018 | 22:09 WIB
Irjen Pol Machfud Arifin Kapolda Jatim dan Mayjen TNI Arif Rahman Pangdam V Brawijaya meninjau langsung kondisi saat malam takbiran, dengan berkeliling di beberapa wilayah di Surabaya, Kamis (14/6/2018). Foto: Anggi suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Irjen Pol Machfud Arifin Kapolda Jatim meninjau langsung kondisi saat malam takbiran, dengan berkeliling di beberapa wilayah di Surabaya, Kamis (14/6/2018). Ditemani Mayjen TNI Arif Rahman Pangdam V Brawijaya, salah satu kegiatan yang dilakukan yaitu mengecek beberapa pos pengamanan dan pos pelayanan.

Adapun lokasi kegiatan pengecekan pos pengamanan itu, di antaranya Pos Kebun Binatang Surabaya (KBS), Pos Surabaya Plaza, Pos Bubutan dan Pos Taman Bungkul. Machfud mengatakan pemantauan dengan cara berkeliling ini, untuk memastikan bahwa Surabaya tetap dalam kondisi aman dan kondusif.

Dalam hal ini, Machfud mengatakan pihaknya juga akan memantau penggunaan petasan saat malam takbiran. Dia mengaku telah memerintahkan jajarannya untuk menertibkan masyarakat yang bermain petasan, terutama yang menimbulkan ledakan keras.

"Untuk petasan, kita akan melakukan penertiban apalagi yang bisa menimbulkan ledakan yang keras. Kita akan cari sumber ledakan itu. Kalau mungkin sekadar petasan yang ringan-ringan mungkin nggak terlalu masalah. Tapi diupayakan jangan lah. Saya perintahkan kepada jajaran saya untuk melakukan penertiban kepada petasan," kata Machfud, Kamis (14/6/2018).

Dia berharap, insiden petasan yang terjadi di Madura dan mengakibatkan seseorang luka berat, bisa menjadi pelajaran dan peringatan keras bagi masyarakat, agar tidak lagi memainkan petasan.

Machfud menambahkan agenda kelilingnya malam ini, juga difokuskan untuk pengamanan kegiatan takbir keliling. Machfud mengimbau agar masyarakat, dalam menyambut malam takbiran Idul Fitri, sebaiknya dilakukan secara wajar. Misalnya, kegiatan takbiran lebih afdol dan khusyuk apabila dilakukan di masjid-masjid sekitar rumahnya saja.

"Kalau ada yang mau keliling silahkan. Tidak dilarang takbir keliling. Tapi saya imbau lebih baik di masjid-masjid saja. Kalau keliling harus waspada dan hati-hati. Nanti dalam kegiatan keliling ini kita menjumpai takbir keliling, akan kita bantu pengamanannya, supaya berjalan lancar," tambahnya.

Machfud mengatakan kegiatannya ini juga untuk memberikan semangat dan apresiasi kepada petugas yang berjaga di pos pengamanan dan pelayanan. Hal ini, dia wujudkan dengan membagikan bingkisan kepada para polisi yang merelakan waktu libur untuk tetap menjaga keamanan di Surabaya.

"Tentunya kita akan melihat dan memberikan sedikit apresiasi kepada petugas petugas di pos pengamanan wilayah Surabaya dan Sidoarjo," lanjutnya. (ang/iss)


Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.