KELANA KOTA

Opera Kolosal Warnai Hari Bhayangkara ke-72 di Halaman Balai Kota Surabaya

Laporan Denza Perdana | Rabu, 11 Juli 2018 | 10:16 WIB
Opera Kolosal Perjuangan Polri yang ditampilkan pada acara Peringatan Hari Bhayangkara ke-72 digelar di Balai Kota Surabaya, Rabu (11/7/2018). Foto: Denza suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Peringatan Hari Bhayangkara ke-72 digelar di Balai Kota Surabaya, Rabu (11/7/2018). Acara ini digelar sejak pukul 08.00 WIB diawali Upacara Peringatan Hari Bhayangkara yang diikuti segenap personel kepolisian.

Tri Rismaharini Wali Kota Surabaya bertindak sebagai inspektur upacara.

Pada bagian pembacaan pidato, dia membacakan pidato Joko Widodo Presiden di Hari Bhayangkara ke-72.

Di pidato itu, Presiden menekankan pentingnya reformasi Polri yang menyeluruh dan konsisten. Menurut Presiden, hal itu merupakan keniscayaan sekaligus kunci menghadapi masa depan.

Reformasi itu harus memuat perubahan mindset, perubahan sistem dan kelembagaan perubahan manajerial sampai perubahan perilaku, lebih profesional.

Pada peringatan ini ada pertunjukan opera kolosal yang mengisahkan bagaimana perjuangan Polri di Surabaya. Dari masa penjajahan Jepang, sampai pertempuran 10 November 1945.

Opera ini juga menggambarkan bagaimana polisi menjadi sasaran teror bom di Surabaya pada 14 Mei 2018 lalu. Sejumlah personel kepolisian terlibat di opera ini. Salah satunya memerankan AKBP Ronny Faisa yang melakukan penyelamatan terhadap anak terduga teroris yang selamat dari ledakan bom.

Sebelum opera kolosal ini digelar, ada juga penampilan Tari Remo oleh beberapa orang penari.

Hadir dalam kegiatan ini, Kombes Pol Rudi Setiawan Kapolrestabes Surabaya, AKBP Antonius Agus Rahmanto Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, serta Kolonel Kavaleri M Zulkifli Komandan Korem 084 Bhaskara Jaya.

Tampak hadir pula AKBP Suparti Kepala Badan Nasional Narkotika (BNN) Kota Surabaya.

Kombes Pol Rudi Setiawan sempat menerima cinderamata dari beberapa kelompok anak-anak menyimbolkan penghormatan kepada Polri.

Rudi juga memberikan jaket bomber hitam bertuliskan Jogo Suroboyo kepada Risma Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak dan kepada Danrem.

Jaket itu sebagai simbol pengingat pentingnya menjaga keamanan dan kenyamanan Kota Pahlawan.(den/iss/ipg)
Editor: Iping Supingah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
X
BACA LAINNYA