KELANA KOTA

Ada Kesepakatan, Saham Indonesia di Freeport Akhirnya Meningkat

Laporan Jose Asmanu | Kamis, 12 Juli 2018 | 20:15 WIB
Joko Widodo Presiden di Tangerang, Kamis (12/7/2018), mengatakan bahwa PT. Inalum telah mencapai kesepakatan awal dengan PT. Freeport terkait kepemilikan saham nasional. Foto: Jose suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Joko Widodo Presiden mengatakan, dirinya telah menerima laporan bahwa PT Inalum (Persero), perusahaan BUMN di bidang peleburan aluminium, telah mencapai kesepakatan awal dengan PT. Freeport terkait kepemilikan saham nasional.

"Saya telah mendapatkan laporan bahwa holding industri pertambangan kita, Inalum telah mencapai kesepakatan awal untuk meningkatkan kepemilikan kita menjadi 51 persen dari yang sebelumnya 9,36 persen. Alhamdulillah," kata Presiden kepada jurnalis di Tangerang, Kamis (12/7/2018).

Menurut Presiden, proses negosiasi yang dilakukan untuk mencapai kesepakatan itu memakan waktu kurang lebih tiga setengah tahun.

"Inilah tiga setengah tahun yang kita usahakan sangat alot, tiga setengah tahun dan sangat intens sekali, tapi memang kita kerjakan diam. Karena ini menyangkut negosiasi yang tidak mudah," ujar Presiden.

Dengan kesepakatan awal ini, Presiden berharap pengelolaan tambang itu akan memberikan keuntungan yang lebih besar bagi Indonesia. Selain itu, masyarakat Papua juga dia harapkan bisa menikmati hasil dengan jumlah dan kondisi yang lebih baik.

"Menurut saya, ini sebuah lompatan. Kita harapkan nanti akan mendapatkan income yang lebih besar baik dari pajak, royalti, dividen, dan retribusinya sehingga nilai tambah dari komoditas tambang yang ada di sana betul-betul bisa dinikmati oleh kita. Kepentingan nasional harus dinomorsatukan," ucap Presiden.(jos/tna)
Editor: Denza Perdana



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.