KELANA KOTA

Polisi yang Pernah Selamatkan Anak Terduga Teroris Diangkat Jadi Kapolres Kediri

Laporan Anggi Widya Permani | Kamis, 13 September 2018 | 19:28 WIB
AKBP Roni Faisal Saiful Faton Kasat Narkoba Polrestabes Surabaya menolong seorang anak berusia sekitar 7 tahun saat terjadi ledakan bom di Polrestabes Surabaya, Senin (14/5/2018). Foto: Istimewa
suarasurabaya.net - Kepolisian RI kembali mengeluarkan surat Telegram Rahasia (TR) untuk merotasi jabatan sejumlah perwiranya. Salah satunya, AKBP Roni Faisal Saiful Faton Kasat Reskoba Polrestabes Surabaya.

Berdasarkan Surat Nomor: Kep/1366/IX/2018 yang dikeluarkan tanggal 12 September kemarin, AKBP Roni Faisal Saiful Faton diangkat menjadi Kapolres Kediri dan menggantikan AKBP Erick Hermawan.

Sementara untuk AKBP Erick Hermawan, dimutasi bersifat demosi (penurunan jabatan) menjadi Pamen Pelayanan Markas atau Yanma Polri. Beberapa waktu lalu, AKBP Erick Hermawan sempat terjaring OTT karena terlibat pungutan liar (pungli) permohonan SIM di Satpas Polres Kediri.

Kombes Pol Frans Barung Mangera Kabid Humas Polda Jatim mengatakan, pergantian jabatan itu merupakan hal yang lumrah di lingkungan Polri, sebagai bentuk penyegaran dan memaksimalkan pelayanan.

"Iya benar, diangkat menjadi Kapolres Kediri," kata dia, Kamis (13/9/2018).

Sekedar diketahui, pada bulan Mei lalu, nama AKBP Roni sempat disoroti oleh berbagai media, lantaran keberaniannya saat menyelamatkan seorang anak, pasca ledakan bom di Mapolrestabes Surabaya. Saat itu, Roni melihat seorang anak perempuan yang berusaha berdiri dan meminta bantuan.

Tanpa berfikir panjang, dia langsung berlari dan menggendong anak berinsial AIS yang masih berusia 8 tahun, dengan kondisinya yang terluka. AIS diketahui merupakan anak dari pelaku bom, yang saat itu juga meninggal di lokasi kejadian.

Aksinya dinilai nekat, karena lokasi saat itu belum benar-benar steril yang dikhawatirkan masih ada sisa bom yang belum meledak. Namun diakuinya, naluri seorang bapak tiba-tiba saja muncul, untuk menolong anak tersebut.

"Saya tidak tahu itu anak terduga teroris atau bukan. Yang jelas, rasa iba dan naluri seorang bapak kepada anaknya, itu yang memunculkan niat saya untuk menolong anak tersebut. Dalam kondisi seperti itu, yang saya fikirkan adalah keselamatan anak tersebut," tutur saat itu.

Sebelumnya, AKBP Roni juga sempat menerima penghargaan dari Irjen Pol Machfud Arifin Mantan Kapolda Jatim, atas keberaniannya itu. Bahkan, menurut Machfud, Roni layak diberikan kepercayaan untuk menjabat sebagai Kapolres. (ang/rst)
Editor: Restu Indah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.