KELANA KOTA

Dua Mahasiswa Unair Tewas Tenggelam di Pantai Bantol Malang

Laporan Anggi Widya Permani | Minggu, 16 September 2018 | 21:35 WIB
Keluarga korban di rumah duka (Nadya). Foto: Istimewa
suarasurabaya.net - Dua mahasiswa Universitas Airlangga Surabaya (Unair) meninggal, usai terseret ombak di Pantai Bantol, Malang, Minggu (16/9/2018). Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 10.30 WIB, saat korban bersama teman-temannya mandi di laut.

Dua korban itu diketahui bernama Nadya Firsya Ramadhani (20) warga Waru, Sidoarjo dan Excel Genius Darmawan (20) warga Kebonsari, Surabaya. Mereka merupakan mahasiswa Unair dari Fakultas Hukum, yang juga tergabung dalam organisasi pecinta alam dan lingkungan.

Suko Widodo Humas Unair membenarkan, pada Sabtu (15/9/2018) kemarin, sebanyak 19 mahasiswanya pergi ke Pantai Bantol dan bermalam di sana. Namun, acara fun camp yang mereka gelar itu dilakukan tanpa seizin dari fakultasnya.

"Keduanya dari fakultas hukum. Dari dekanat hukum sudah ada keterangan, bahwa kegiatan mereka itu dilakukan tanpa izin dari fakultasnya. Ya, memang mereka tergabung dalam pecinta alam dan lingkungan," kata Suko.

Dari data kepolisian menyebutkan, kejadian itu berawal dari korban bernama Nadya bersama tiga orang temannya mandi di laut dengan menggunakan perahu karet. Tiba-tiba saja, ombak besar datang dan menghantam perahu tersebut.

Salah satu rekan korban yaitu Balma, berusaha menarik Nadya yang terjatuh dari perahu. Tapi usahanya gagal dan korban terseret oleh ombak. Kemudian korban bernama Excel juga berusaha menolongnya dengan menggunakan pelampung. Namun, korban juga ikut tenggelam.

Pada pukul 11.30 WIB, Tim SAR menemukan Nadya di tengah laut dengan kondisi yang sudah tidak bernyawa. Begitu juga dengan Excel, jenazahnya ditemukan pada pukul 12.00 WIB.

Suko mengatakan, kedua jenazah sempat dibawa ke Rumah Sakit Saiful Anwar Malang untuk diautopsi. Namun, saat ini keduanya sudah dibawa pulang ke rumah duka masing-masing.

"Kabarnya, sekarang kedua jenazah sedang dimandikan di rumah duka masing-masing. Kemungkinan akan dimakamkan malam ini," kata dia. (ang/dwi)
Editor: Dwi Yuli Handayani



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.