KELANA KOTA

Jatim Siapkan 14 Lokasi Pelaksanaan Tes Seleksi CPNS

Laporan Denza Perdana | Selasa, 18 September 2018 | 21:51 WIB
Ilustrasi
suarasurabaya.net - Pemerintah Provinsi Jawa Timur sudah melakukan berbagai persiapan menjelang pelaksanaan tes seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018. Termasuk sarana prasarana yang akan digunakan.

Anom Surahno Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Jawa Timur mengatakan, Pemprov Jatim dalam pelaksanaan tes seleksi CPNS ini hanya bersifat membantu dan memfasilitasi pelaksanaan.

Anom mengatakan, Pemprov Jatim akan menyiapkan 14 lokasi penyelenggaraan tes seleksi CPNS di Jawa Timur. Tiga di antaranya berada di Surabaya.

"Di Surabaya ada tiga lokasi. Satu di Kanreg (Kantor Regional) II BKN (Badan Kepegawaian Nasional), satu lagi kami masih belum sepakat, antara di JX Internasional atau di Merr. Satu lagi disediakan Pemkot Surabaya," ujarnya dihubungi Selasa (18/9/2018).

Pemkot Surabaya kemungkinan besar akan menggunakan Gelora 10 November Tambaksari sebagai salah satu lokasi penyelenggaraan tes seleksi CPNS di Surabaya.

Sedangkan untuk 11 lokasi lainnya, kata Anom, akan ditempatkan di 11 kabupaten/kota lainnya di Jawa Timur. Beberapa di antaranya seperti Lamongan, Madiun, Sumenep, dan Bangkalan.

Soal sarana prasarana seperti penyediaan komputer dan server untuk penyelenggaraan tes seleksi CPNS bersistem Computer Assisted Test (CAT) itu, Pemprov akan menyewanya.

"Sudah siap, komputer itu kami sewa, kan harus lelang dulu. Kalau pengadaan prosesnya lelangnya panjang, lha ini ndadak begini, kok. Ya sewa aja," ujarnya.

Pengadaan komputer dan server untuk pelaksanaan tes seleksi CPNS ini menjadi beban masing-masing kabupaten yang menjadi lokasi penyelenggaraan.

Karena itu, kata Anom, anggaran yang dialokasikan untuk pengadaan sarana prasarana ini tidak bisa diprediksi, bergantung kemampuan masing-masing daerah penyelenggara.

"Seperti di Lamongan, itu lokasinya cukup hanya untuk 200 komputer. Jadi tergantung berapa banyak pesertanya. Yang memungkinkan dibikin berapa hari? Kalau banyak ya tiga hari, lima hari, atau mau seminggu juga bisa," ujarnya lalu tertawa.

Soal pengadaan sarana prasarana ini, Soekarwo Gubernur Jawa Timur mengatakan Pemprov tidak khawatir soal peralatan. Dia mencontohkan pelaksanaan Ujian Nasional secara serentak.

"Itu, kan, bisa. 200 ribu komputer itu. Sudah siap," ujar Gubernur yang biasa disapa Pakde Karwo itu di Gedung Negara Grahadi, Selasa sore.

Perlu diketahui formasi CPNS yang dibutuhkan Pemprov Jatim sesuai yang disepakati oleh Kemenpan-RB sebanyak 2.065 orang. Rinciannya, 826 tenaga guru, 797 tenaga kesehatan, dan 442 tenaga teknis.

Namun, dalam penyelenggaraan tes seleksi nanti, Anom menegaskan, jumlah pendaftar akan melebihi jumlah formasi yang dibutuhkan. Karena itu, penentuan jumlah hari pelaksanaannya menunggu jumlah pendaftar.

Sementara, sebagaimana dijelaskan oleh Anom Surahno Kepala BKD Jatim, pembukaan pendaftaran tes seleksi CPNS masih menunggu kesepakatan bersama BKN dan Kemenpan-RB.

"Jadi, besok (19/9/2018) cuma pengumuman saja. Pemberitahuan, tes seleksi CPNS akan dilakukan. Pendaftarannya belum. Infonya antara tanggal 23 atau 26 September. Kami masih menunggu," katanya.(den/ipg)
Editor: Iping Supingah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.