KELANA KOTA

Polisi Bekuk Jukir Cabul di Pasar Manukan Loka

Laporan Anggi Widya Permani | Jumat, 21 September 2018 | 10:58 WIB
Pelaku berinisial DN laki-laki berusia 30 tahun ini dilaporkan telah melakukan pelecehan seksual terhadap 10 korban perempuan. Foto: Anggi suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Surabaya menangkap seorang begal pantat yang sering meresahkan masyarakat di area pasar. Pelaku berinisial DN laki-laki berusia 30 tahun ini dilaporkan telah melakukan pelecehan seksual terhadap 10 korban perempuan.

Kompol Rety Husni Kasubbag Humas Polrestabes Surabaya mengatakan, pelaku merupakan seorang tukang parkir yang sehari-hari bekerja di Pasar Manukan Loka Surabaya. Modusnya, usai membantu korban memarkirkan motornya, pelaku langsung membuntuti korban.

Saat berada di lokasi yang aman, kata dia, pelaku melakukan pelecehan seperti meraba dan meremas bagian pantat korban. Setelah itu, pelaku langsung melarikan diri.

"Dari tempat parkiran, dia sudah mengincar korban yang dia sukai. Lalu, membuntutinya dan melakukan pelecehan itu. Kadang pelaku juga meminta uang kepada korban. Kalau tidak dikasih, dia melakukan itu ke korbannya," kata Rety, Jumat (21/9/2018).

Dari data kepolisian, sudah ada 10 perempuan yang menjadi korban, lanjut dia, satu di antaranya masih anak-anak. Selain sering melakukan perbuatan tidak senonoh, pelaku juga dilaporkan sering mencuri celana dalam perempuan di sebuah jemuran. Kepada polisi, pelaku mengaku semua perbuatannya itu didasari karena kesenangan semata.

AKP Ruth Yeni Kanit PPA Polrestabes Surabaya menduga, adanya kelainan pada pelaku. Sebagai tindaklanjut, pihaknya akan mendatangkan psikiater untuk memeriksa kejiwaannya.

"Dia senang melakukan itu. Lihat saja ditanya dia ketawa. Nanti coba kami pastikan kejiwaannya lewat psikiater," kata dia.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 82 UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Dengan ancaman pidana, paling lama 15 (lima belas) tahun penjara. (ang/dwi/rst)
Editor: Restu Indah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.