KELANA KOTA
Nyelonong akan Putar Balik

Truk Bermuatan Besi Diseruduk Bus Hingga Terguling

Laporan Anggi Widya Permani | Sabtu, 22 September 2018 | 10:47 WIB
Sebuah truk bermuatan besi bernopol W 9727 F terguling, usai terlibat kecelakaan dengan kendaraan bus bernopol N 7271 UW, Sabtu (22/9/2018). Foto: Hery Purnomo via WhatsApp SS
suarasurabaya.net - Sebuah truk bermuatan besi bernopol W 9727 F terguling, usai terlibat kecelakaan dengan kendaraan bus bernopol N 7271 UW, Sabtu (22/9/2018).

Kecelakaan itu terjadi di Desa Lemahbang, Kecamatan Sukorejo Kabupaten Pasuruan, tepatnya di depan gerbang gading Taman Safari, sekitar pukul 07.30 WIB.

Ipda I Gede Sukana Kanit Patroli Polres Pasuruan mengatakan, kecelakaan itu bermula ketika kendaraan truk berjalan dari arah selatan ke utara. Saat itu, truk berada di posisi kiri dan hendak putar balik.

Truk langsung memotong jalan ke kanan dan tidak memberi lampu isyarat. Sedangkan dari arah yang sama, tepatnya di belakang truk, ada sebuah bus yang sedang melaju. Sehingga, bus menabrak truk tersebut.


Truk yang nyelonong memotong jalan akhirnya diseruduk bus Ladju di depan gerbang gading Taman Safari Pasuruan. Foto: Indra Surya Kirana via e100

"Truk itu mau putar balik, dan tidak diberi lampu isyarat. Sementara di belakangnya ada bus. Jadi bus menabrak truk itu," kata dia.

Akibat kecelakaan ini, arus kendaraan dua jalur dari arah Malang - Surabaya maupun sebaliknya, sempat tersendat. Karena posisi truk berada di tengah jalan dan muatan besi juga berhamburan.

Namun saat ini, kata Gede, kendaraan sudah berhasil dievakuasi dan arus di sekitarnya mulai bergerak lancar.

Tidak ada korban jiwa dari kecelakaan itu dan beberapa penumpang sudah dibawa ke Puskesmas terdekat karena mengalami luka ringan.

"Nihil korban. Hanya kerusakan materiil dari kendaraan yang terlibat kecelakaan," pungkasnya. (ang/ipg)
Editor: Iping Supingah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.