KELANA KOTA

KPK Menegaskan Penggeledahan di Kabupaten Malang Bukan OTT

Laporan Farid Kusuma | Selasa, 09 Oktober 2018 | 10:50 WIB
Febri Diansyah Juru Bicara KPK. Foto: dok suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin (8/10/2018) malam, menggeledah di Ruang Kerja Bupati Malang, dan dan Kantor Badan Pengelolaan Keuangan dan Asset Daerah (BPKAD) Kabupaten Malang, di Komplek Pendopo Agung Kabupaten Malang.

Febri Diansyah Juru Bicara KPK mengatakan, penggeledahan itu dilakukan, untuk mencari bukti-bukti dugaan tindak pidana korupsi yang terindikasi melibatkan oknum penyelenggara negara di Kabupaten Malang.

Febri menegaskan, penggeledahan itu bukan operasi tangkap tangan (OTT). Tapi, dia belum menjelaskan detail kasusnya karena Tim KPK masih bergerak di lapangan.

Informasi yang beredar, penggeledahan Tim KPK itu dilakukan terkait adanya dugaan korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK).

Dari kegiatan itu, Satgas KPK menyita sejumlah dokumen. Antara lain, dokumen kepegawaian dan surat pengaduan masyarakat soal dugaan korupsi anggaran kampanye bupati tahun 2015.

Terkait penindakan hukum komisi antirasuah di Malang, Rendra Kresna Bupati Malang membenarkan kalau kantor dan rumah pribadinya digeledah Tim KPK.

Dia juga mengaku sudah menandatangani surat berita acara penggeledahan, dan berita acara penyitaan barang bukti.

Rendra yang sebelumnya menjabat Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Jawa Timur, juga langsung mengajukan pengunduran diri dari partainya.

Politisi yang sudah dua kali menjabat Bupati Malang itu menyatakan siap diperiksa dan akan kooperatif dengan KPK. (rid/dwi)
Editor: Dwi Yuli Handayani



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
X
BACA LAINNYA