KELANA KOTA

Kebakaran Stadion Surajaya Lamongan Diduga Korsleting Listrik

Laporan Dwi Yuli Handayani | Jumat, 12 Oktober 2018 | 14:00 WIB
Patugas sedang melakukan pemadaman di stadion Surajaya Lamongan. Foto: Sudjito Kepala Kesbangpol Lamongan via whatsapp Suara Surabaya.
suarasurabaya.net - Aparat Kepolisian Resor Kabupaten Lamongan, Jawa Timur menduga kebakaran yang terjadi di sisi Utara Stadion Surajaya, atau Jalan Panglima Sudirman akibat konsleting listrik dari kabel Penerangan Jalan Umum (PJU) di sekitar lokasi tersebut.

"Pemicu kebakaran itu diduga karena adanya konsleting listrik dari kabel PJU," kata AKP Wahyu Norman Hidayat Kasat Reskrim Polres Lamongan di konfirmasi, Jumat (12/10/2018).

Ia mengatakan, api sempat membesar karena menyapu tumpukan kayu bekas proyek pembangunan tribun selatan bagian barat.

Norman mengatakan, tim penyidik Polres Lamongan hingga kini masih melakukan olah TKP untuk penyelidikan lebih lanjut.

"Terkait dugaan awal munculnya api pada kasus kebakaran di Stadion Surajaya, kami akan memintai keterangan pihak-pihak terkait," ujarnya seperti dilansir Antara.

Sebelumnya, berdasarkan informasi yang beredar dugaan lainnya kebakaran karena putung rokok yang dibuang di sembarang tempat dan mengenai tumpukan bambu bekas proyek bangunan stadion Surajaya.

"Namun kini api sudah dipadamkan, atau satu jam setelah dua unit Pemadam Kebakaran datang ke lokasi dengan dibantu warga dan pekerja bangunan serta anggota Kodim 0812 Lamongan," katanya.

Sementara itu, laporan kebakaran sebelumnya diterima Polres Lamongan pukul 05.15 WIB, setelah warga dan pekerja stadion melihat adanya kepulan asap dan api yang berasal dari tumpukan bambu bekas proyek bangunan stadion yang sudah terbakar, selanjutnya warga dan pekerja bangunan bersama-sama memadamkan api dengan alat seadanya.

Untuk kerugian diperkirakan hanya secara material berupa bahan bangunan dan bambu bekas bangunan habis, dengan total diperkirakan Rp5 juta. (ant/dwi/rst)
Editor: Restu Indah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.