KELANA KOTA

Dishub Jelaskan Penyebab Sirine di Perlintasan KA Pagesangan Mati

Laporan Ika Suryani Syarief | Senin, 22 Oktober 2018 | 22:08 WIB
Kondisi mobil yang tertabrak kereta api Sri Tanjung di perlintasan Pagesangan, Minggu (21/10/2018). Foto: Abidin/Dok. suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Raden Bagus Fattah Jasin Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur mengatakan, sirine Early Warning System (EWS) di perlintasan sebidang Pagesangan tidak berbunyi karena kabelnya putus tertimpa pohon.

Hal itu yang menyebabkan relawan penjaga palang pintu manual di perlintasan KA Pagesangan terlambat menutup palang pintu perlintasan pada Minggu (21/10/2018). Akibatnya, mobil Pajero Sport berpenumpang satu keluarga tertabrak KA Sri Tanjung di perlintasan itu. Tiga orang anggota keluarga yang terdiri dari ayah, ibu, dan anaknya warga Trosobo, Sidoarjo, meninggal akibat kecelakaan ini.

"Kalau ada relawan yang memberi info ada Early Warning System yang rusak, pasti segera kami perbaiki. Tapi yang di Pagesangan, tidak ada laporan kerusakan ke Dishub Jatim," kata Jasin kepada Radio Suara Surabaya, Senin (22/10/2018) sore.

Berdasarkan data Dinas Perhubungan Jawa Timur, ada 289 perlintasan resmi, 198 perlintasan liar, 70 perlintasan yang dijaga pihak ketiga seperti pemerintah daerah atau dinas perhubungan, dan 911 perlintasan tidak dijaga.

Berbekal kepedulian terhadap keselamatan warga yang melintas di perlintasan tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Timur lantas memasang EWS di 911 perlintasan tidak dijaga dengan dana APBD 2016-2018.

"Kami berharap agar masyarakat bisa memberitahukan ke kami kalau ada EWS yang terganggu. Ke depannya akan kita coba EWS yang menggunakan baterai dan ada sensornya kalau habis, bisa kami pantau langsung," kata dia.(iss/ipg)
Editor: Iping Supingah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.