KELANA KOTA

KPK Periksa Seorang Wiraswasta Saksi Kasus Dugaan Suap Wali Kota Pasuruan

Laporan Farid Kusuma | Selasa, 23 Oktober 2018 | 15:37 WIB
Ilustrasi, suap.
suarasurabaya.net - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih berupaya mengusut kasus dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa di Lingkungan Pemkot Pasuruan, yang melibatkan Setiyono Wali Kota Pasuruan.

Hari ini, Selasa (23/10/2018), Penyidik KPK mengagendakan pemeriksaan Hud Mudlor seorang wiraswastawan sebagai saksi penyidikan Muhammad Baqir kontraktor swasta tersangka penyuap.

Penyidik KPK, menurut keterangan Febri, masih mendalami pengetahuan sejumlah saksi dari unsur PNS dan swasta, terkait proses pengadaan proyek-proyek di lingkungan Dinas PUPR Kota Pasuruan.

Seperti diketahui, kasus dugaan korupsi ini terungkap sesudah KPK menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di daerah Pasuruan, Jawa Timur, Kamis (4/10/2018).

Berbekal cukup bukti permulaan, Jumat (5/10/2018), KPK menetapkan Wali Kota Pasuruan, Pelaksana Harian Kadis PUPR Kota Pasuruan, Staf Kelurahan Purutrejo dan seorang kontraktor sebagai tersangka.

KPK menemukan indikasi Wali Kota Pasuruan menerima hadiah atau janji, terkait pengadaan barang/jasa di lingkungan Pemkot Pasuruan yang sumber anggarannya dari APBD tahun 2018.

Salah satu proyeknya adalah belanja modal gedung dan bangunan pengembangan Pusat Layanan Usaha Terpadu-Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (PLUT-KUMKM).

Dari hasil pemeriksaan, diketahui Wali Kota Pasuruan sudah menerima sedikitnya Rp115 juta dari kontraktor yang menang lelang proyek PLUT-KUMKM, di Kota Pasuruan. (rid/ipg)
Editor: Iping Supingah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.