KELANA KOTA

Berkaca Kasus Khashoggi, Keselamatan Jurnalis Perlu Lebih Diperhatikan

Laporan Muchlis Fadjarudin | Selasa, 23 Oktober 2018 | 16:28 WIB
Ilustrasi. Sejumlah jurnalis melakukan aksi solidaritas bagi wartawan Arab Saudi Jamal Khashoggi di depan Kedutaan Besar Arab Saudi. Foto: Antara
suarasurabaya.net - Dugaan Jamal Khashoggi kolumnis harian Washington Post dibunuh di dalam gedung konsulat Arab Saudi di Istanbul telah memperkuat pembahasan mengenai kebebasan pers dan keselamatan wartawan di seluruh dunia. Kasus tersebut telah memicu kemarahan global yang dibarengi dengan tuntutan agar tewasnya Khashoggi diungkap kepada public.

Menyikapi hal tersebut, Abdul Kharis Almasyhari Ketua Komisi I DPR RI mengaku prihatin dengan kasus yang menimpa Khashoggi. Apalagi kasus pembunuhan itu terjadi di wilayah diplomatic dan konsuler.

"Diharapkan kasus segera terungkap agar publik mengetahui apa yang sebenarnya terjadi. Kasus ini perlu diungkap dengan jelas dan terang serta disampaikan terbuka kepada media tanpa ada yang ditutupi," kata dia dalam keterangan tertulis Senin (23/10/2018).

Menurutnya, dengan pengungkapan kasus pembunuhan itu, pemerintah Turki dan Arab Saudi bisa menindaklanjutinya dengan langkah-langkah hukum yang berlaku di wilayah masing-masing. Selain itu, anggota DPR dari Fraksi PKS ini juga menyoroti perihal kebebasan pers. Menurutnya, kerja-kerja jurnalis harus dilindungi, termasuk keselamatan jurnalis itu sendiri.

"Semua pihak perlu untuk melindungi dan menjaga kebebasan pers dan keselamatan wartawan di seluruh dunia," pungkas Kharis.(faz/dim)



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.