KELANA KOTA

Temui Petugas Pendamping Bansos dan Kube, Mensos: Kerja Kita Tidak Semakin Ringan

Laporan Denza Perdana | Rabu, 07 November 2018 | 21:15 WIB
Agus Gumiwang Kartasasmita Menteri Sosial melakukan kunjungan kerja ke Surabaya, Rabu (7/11/2018). Foto: Denza suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Agus Gumiwang Kartasasmita Menteri Sosial melakukan kunjungan kerja ke Surabaya, Rabu (7/11/2018). Dia menemui ratusan pendamping bantuan sosial pangan dan kelompok usaha bersama (Kube) dari berbagai daerah di Indonesia.

Kepada mereka Agus mengatakan, tugas-tugas mereka di masa mendatang tidak semakin ringan meski Badan Pusat Statistik (BPS) pada Maret lalu mengeluarkan hasil survei angka kemiskinan Indonesia untuk pertama kalinya di bawah 10 persen.

"Karena kita tahu, ada target dari pemerintah pusat, hingga akhir tahun 2019 mendatang angka kemiskinan harus berada di bawah 9,5 persen," katanya kepada peserta bimbingan teknis tersebut.

Diperlukan kerja sama antara semua pihak yang terlibat baik dalam pengurangan kemiskinan maupun pengentasan kemiskinan. "Istilah saya perang terhadap kemiskinan," katanya.

Bimbingan teknis ini, kata dia, menjadi salah satu upaya agar target minimal 9,5 persen angka kemiskinan di Indonesia itu bisa tercapai hingga akhir 2019 mendatang.

Dia membenarkan, jumlah bantuan sosial pada APBN 2019 mendatang meningkat dari Rp39 triliun menjadi Rp50 triliun. Dia mengatakan, ini bentuk komitmen pemerintah mengurangi angka kemiskinan.

"Alhamdulillah, ini juga menjadi bentuk kepercayaan pemerintah kepada kementerian sosial dalam rangka mengurangi kemiskinan," ujarnya.

Mensos yang tadinya dijadwalkan hadir pukul 17.00 WIB baru tiba di hotel tempat berlangsungnya Bimtek di Surabaya sekitar pukul 18.30 WIB. Dia dan rombongan sempat terjebak di Bandara Yogyakarta.

Dia mengatakan, kurang lebih dua jam dia bersama jajarannya terjebak di bandara. "Istilahnya orang Jawa Barat, luntang-lantung, karena ada masalah teknis pesawat."(den/bid)
Editor: Restu Indah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.