KELANA KOTA

Sidak Bersama KPK, Risma Pastikan Proyek Jalan Merr Selesai Akhir Tahun Ini

Laporan Zumrotul Abidin | Rabu, 14 November 2018 | 19:51 WIB
Tri Rismaharini Walikota Surabaya menjelaskan proyek Merr kepada M. Najib Wahito Unit Koordinasi Supervisi dan Pencegahan (Kopsurgah) Jawa Timur dan Jawa Tengah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Foto: Denza suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Tri Rismaharini Walikota Surabaya memastikan proyek jalan Middle East Ring Road (Merr) bisa tersambung hingga pintu Tol Tambak Sumur akhir tahun ini. Alokasi dana Rp 8,9 milliar disiapkan guna mengebut pengerjaan jaringan jalan baru tersebut.

"Saya paksa tahun ini selesai. Anggarannya Rp 8,9 milliar, itu untuk (pembangunan) konstruksinya saja untuk yang Merr Gunung Anyar," ujar Risma di sela-sela meninjau proyek Merr bersama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu (14/11/2018).

Risma mengatakan, dalam proses pengerjaan jalan Merr, memang sempat terkendala pembebasan lahan. Akibatnya proyek jalan dengan panjang 1,8 KM tersebut molor selama dua bulan. Pengerjaan baru dapat dilanjutkan pada pertengahan tahun ini.

"Pembebasan lahan sekarang sudah selesai," katanya dalam rilis yang diterima suarasurabaya.net.

Menurut Risma, pembebasan lahan tinggal tersisa milik UIN Sunan Ampel Surabaya. Tetapi sebenarnya antara pemkot dan UIN sudah menyepakati soal tukar guling lahan yang dipakai. Pihak UIN Sunan Ampel meminta dibangunkan perpustakaan sebagai ganti lahan yang dipakai Merr.

Risma memastikan, jalan merr sudah dapat tersambung dengan tol Tambak Sumur akhir tahun ini. Namun untuk sementara baru jembatan sisi Timur yang menjadi perbatasan Surabaya dengan Sidoarjo. Padahal seharusnya jembatan tersebut ada dua sisi, masing-masing memiliki dua jalur. Dirinya menilai perlu ada evaluasi untuk pengerjaan jembatan itu karena dianggap terlalu mahal.

"Insya Allah nanti akan kita selesaikan satu sisi, ruas ini (Barat) karena konstruksinya berat, jadi kami tinggal untuk tahun depan. Tapi yang di sana (Timur) Insya Allah kelar lengkap dua jalur," katanya.

Sisa jembatan sisi Barat rencananya akan dikerjakan kembali tahun depan. Risma merasa perlu ada evaluasi sebelum menandatangani kontrak pengerjaan dengan rekanan. "Ini di luar kontrak karena kemarin waktunya dua bulan habis untuk selesaikan dengan masyarakat (pembebasan lahan)," katanya.

M. Najib Wahito Unit Koordinasi Supervisi dan Pencegahan (Kopsurgah) Jawa Timur dan Jawa Tengah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengatakan, pihaknya melihat ada hal-hal positif yang bisa dijadikan contoh dari Surabaya untuk daerah lainnya.

"Saya kira Surabaya itu bisa dijadikan contoh untuk daerah-daerah lain dalam memajukan masyarakatnya, pembangunan maupun pencegahan korupsi dan dari segala bidang," kata Najib saat meninjau proyek Merr.

Najib menilai ada beberapa poin kunci yang yang dimiliki Surabaya dalam menjadikan daerahnya maju dan bersih dari korupsi. Di nataranya, perlu ada komitmen dari pimpinan, harus didukung oleh transparansi dan partisipasi masyarakat, harus didukung oleh birokrasi yang berintegritas, ada optimalisasi pendapatan karena itu tujuannya untuk meningkatkan pendapatan daerah dan juga pada gilirannya nanti akan menyejahterakan masyarakat dan pegawai di pemda setempatkelima,

"Yang penting juga efisiensi belanja. Kalau kami lihat di Surabaya itu, banyak upaya untuk mengefisiensi belanja. Kalau kita lihat struktur APBD di daerah lain banyak yang tumpang tindih dan pemborosan, jadi Surabaya patut dicontoh," katanya. (bid/rst)
Editor: Restu Indah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
X
BACA LAINNYA