KELANA KOTA

Risma Imbau Warga Kampung Tidak Halangi Akses PMK

Laporan Denza Perdana | Selasa, 20 November 2018 | 12:29 WIB
Google Street View
suarasurabaya.net - Tri Rismaharini Wali Kota Surabaya mengakui, seringkali kendaraan Pemadam Kebakaran (PMK) kesulitan mengakses lokasi kebakaran di permukiman padat penduduk.

Beberapa kendala yang seringkali dilaporkan petugas PMK, di antaranya karena adanya gapura rendah yang dibangun warga. Selain itu, karena adanya portal yang tidak dijaga.

Masalah lain yang juga menyulitkan akses kendaraan PMK adalah parkir kendaraan warga kampung yang tidak tertata. Ini dialami PMK saat berupaya memadamkan kebakaran rumah di Kutisari Surabaya, Selasa (20/11/2018) pagi.

Bambang Vistadi Kabid Operasional Dinas Pemadam Kebakaran Pemkot Surabaya menyampaikan kepada Radio Suara Surabaya, banyak kendala yang dihadapi PMK saat hendak memadamkan api.

Salah satunya terhalang balai RW di atas jalan yang tingginya terlalu rendah sehingga kendaraan PMK tidak bisa masuk untuk memadamkan kebakaran rumah di Jalan Kutisari Selatan 15/55B, Tenggilis Mejoyo, Surabaya.

Selain itu, mobil milik warga yang diparkir tidak tertata di dalam kampung, sehingga untuk bisa lewat petugas pemadam perlu membangunkan warga pemilik mobil.

Akibat kebakaran ini, Johan Indrajaya (69) pemilik rumah yang tinggal sendirian ditemukan meninggal di tempat tidur, di dalam kamar depan di rumah seluas 90 meter persegi itu.

Risma mengimbau agar pengurus RT, tidak hanya di kawasan kampung Kutisari Selatan 15, tapi di kampung lain yang padat penduduk di Surabaya, agar menata parkit mobil warga.

"Satu jalur saja dipakai parkir, sehingga satu jalur lain bisa dilewati kendaraan pemadam kebakaran," ujar Risma saat mendapat kejutan ulang tahun di Rumah Dinas Wali Kota Surabaya, Selasa pagi.

Selain itu, dia mengimbau pengurus RT dan warga kampung tidak membangun gapura atau balai RW yang tingginya terlalu rendah sehingga menyulitkan kendaraan PMK.

"Pernah saya itu sampai mendatangkan alat berat (untuk membongkar gapura) supaya kendaraan PMK bisa lewat," kata Risma dalam kesempatan yang sama.(den/rst)
Editor: Restu Indah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.