KELANA KOTA

Angin Kencang dan Puting Beliung Rusak 1.065 Rumah di Jatim Selama November

Laporan Denza Perdana | Selasa, 20 November 2018 | 16:30 WIB
Ilustrasi. Angin puting beliung. Grafis: suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Memasuki musim hujan di bulan November 2018, beberapa wilayah di Jawa Timur dilanda angin kencang dan puting beliung. Pemerintah Provinsi Jawa Timur mengimbau Pemkab dan Pemkot di Jatim lebih waspada.

Berdasarkan catatan Pemprov Jatim angin kencang dan puting beliung sudah melanda 11 Kabupaten/Kota di Jawa Timur selama November 2018. Sedikitnya 1.065 rumah mengalami rusak berat, sedang, maupun ringan.

Tidak hanya itu, angin kencang dan puting beliung juga mengakibatkan satu orang meninggal dan satu orang lainnya terluka di Kabupaten Kediri, serta mengakibatkan infrastruktur jalan di Kabupaten Gresik terganggu akibat papan reklame yang roboh.

Angin kencang dan puting beliung juga menyebabkan sebuah tower infokom roboh dan sebuah mobil rusak berat di Kabupaten Kediri, serta merusak gedung Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya Malang.

Soekarwo Gubernur Jawa Timur dalam keterangan pers yang diterima suarasurabaya.net Selasa (20/11/2018) mengimbau agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap bencana.

Terutama bagi masyarakat yang memang tinggal di sekitar daerah potensi bencana di masing-masing kabupaten/kota.

Gubernur juga mengimbau pemerintah daerah siaga karena cuaca dapat berubah sewaktu waktu. Dia berharap semua jajaran pemerintah, mulai bupati/wali kota, dibantu camat dan kepala desa/lurah melaporkan semua kejadian bencana.

"Sampai di tingkat Kepala Desa dan lurah supaya melakukan langkah deteksi dini potensi bencana di daerah masing-masing," ujar pria yang akrab disapa Pakde Karwo.

Dia menyebutkan, salah satu kesiagaan yang harus dilakukan adalah menyiapkan kebutuhan dasar bagi masyarakat sebelum terjadinya bencana. Tujuannya untuk meminimalisir jumlah kerusakan dan korban jiwa.

"Besarnya kebutuhan itu supaya dikoordinasikan dengan pihak kecamatan, selanjutnya dilaporkan kepada bupati dan wali kota supaya bisa segera disiapkan," katanya.

Soekarwo mencontohkan, beberapa kabupaten/kota di Jatim sudah melakukan deteksi dini terhadap bencana yang terjadi di daerahnya sehingga dengan cepat melakukan pemulihan lokasi dan korban terdampak.

"Pemerintah dan masyarakat harus bergotong royong membangun kembali prasarana umum yang rusak akibat bencana. Bencana harus diatasi secara cepat, supaya masyarakat terdampak bisa segera mendapat bantuan," katanya.

Berikut ini daftar beberapa Kabupaten Kota yang telah dilanda angin kencang dan puting beliung di Jawa Timur dan dampak yang muncul akibat bencana tersebut.

1. Kabupaten Sidoarjo: 457 rumah rusak di 8 desa
2. Kabupaten Mojokerto: 170 rumah rusak di 2 desa
3. Kabupaten Gresik: 1 papan reklame roboh dan 1 pohon tumbang menutup 80 persen Jalan Raya Metatu
4. Kabupaten Madiun: 7 rumah rusak
5. Kabupaten Magetan: 2 rumah rusak
6. Kabupaten Nganjuk: 9 rumah rusak
7. Kabupaten Kediri: 1 tower milik Infokom roboh mengakibatkan sebuah mobil rusak berat, satu orang meninggal, dan satu orang luka ringan
8. Kabupaten Probolinggo: 148 rumah rusak
9. Kabupaten Situbondo: 269 rumah rusak
10. Kota Malang: gedung FEB Universitas Brawijaya rusak
11. Kota Batu: 1 ruko dan 3 rumah rusak.(den/dim/ipg)
Editor: Iping Supingah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.