KELANA KOTA

Puting Beliung di Jalan Jeruk Angkat Galvalum Padamkan Listrik

Laporan Denza Perdana | Rabu, 21 November 2018 | 18:25 WIB
Rumah terdampak puting beliung di Jalan Jeruk Lakarsantri, Rabu (21/11/2018). Foto: Boz Edy via e100
suarasurabaya.net - Angin puting beliung melanda kawasan Jalan Jeruk, Lakarsantri, Rabu (21/11/2018) sore sekitar pukul 17.00 WIB. Ini sebagaimana dilaporkan warga setempat yang menyebutkan sejumlah kerusakan terjadi akibat peristiwa tersebut.

Kindy seorang pendengar Radio Suara Surabaya yang tinggal di Jalan Jeruk Gang IV melaporkan ini sekitar pukul 17.25 WIB. Peritiwa itu, kata dia, terjadi setengah jam sebelum dia melaporkan peristiwa itu.

"Puting beliungnya terjadi antara 5-6 menit. Galvalum rumah terbang kena kabel listrik sampai putus. Ada PJU yang patah juga. Sampai sekarang belum ada penanganan dari PLN, jadi listrik masih padam," katanya.

Beruntung, kata Kindy, tidak ada korban jiwa akibat peristiwa puting beliung itu. Menurutnya, saat angin itu bertiup sebagian besar warga Jalan Jeruk IV masuk ke dalam rumah masing-masing untuk berlindung.

"Biasanya ada anak-anak kecil yang mandi, untungnya saat itu tidak ada," katanya.

Peristiwa yang sama dilaporkan pemilik akun Facebook Boz Edy yang mengirimkan foto sebuah bangunan yang sudah porak-poranda di bagian galvalum akibat puting beliung.

"Terjadi angin kencang dan puting beliung di Daerah Surabaya Barat, tepatnya di Jeruk Gang Pinggir, Kecamatan Lakarsantri. Mohon pihak PLN melihat ke TKP karena lampu pun padam," ujarnya dalam unggahan pukul 17.34 WIB.

Memasuki musim hujan di bulan November 2018, beberapa wilayah di Jawa Timur memang tercatat dilanda angin kencang dan puting beliung. Pemerintah Provinsi Jawa Timur mengimbau Pemkab dan Pemkot di Jatim lebih waspada.

Berdasarkan catatan Pemprov Jatim, angin kencang dan puting beliung sudah melanda 11 Kabupaten/Kota di Jawa Timur selama November 2018. Sedikitnya 1.065 rumah mengalami rusak berat, sedang, maupun ringan.

Tidak hanya itu, angin kencang dan puting beliung juga mengakibatkan satu orang meninggal dan satu orang lainnya terluka di Kabupaten Kediri, serta mengakibatkan infrastruktur jalan di Kabupaten Gresik terganggu akibat papan reklame yang roboh.

Angin kencang dan puting beliung juga menyebabkan sebuah tower infokom roboh dan sebuah mobil rusak berat di Kabupaten Kediri, serta merusak gedung Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya Malang.

Soekarwo Gubernur Jawa Timur dalam keterangan pers yang diterima suarasurabaya.net Selasa (20/11/2018) mengimbau agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap bencana.(den)


Komentar Anda
Komentar 1
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.