KELANA KOTA

LAPAN Menjelaskan Fenomena Awan Warna-Warni di Surabaya

Laporan Ika Suryani Syarief | Senin, 03 Desember 2018 | 12:06 WIB
Foto langit yang indah pada Minggu (2/12/2018) sore di Surabaya. Foto: Wawan @mansurset via Twitter @e100ss
suarasurabaya.net - Rupanya bukan tanggal muda yang membuat langit di Kota Surabaya kemarin, Minggu (2/12/2018) sore, tampak begitu indah hingga orang beramai-ramai mengabadikannya.

Spacemin--sebutan admin Twitter @LAPAN_RI, akun resmi Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) menjelaskan, awan yang di atasnya terdapat pendaran cahaya adalah fenomena atmosfer Iridescent Cloud atau awan warna-warni.

"Itu adalah potret Iridescent Cloud yang tersusun atas butiran air dengan ukuran yang hampir sama dan menguraikan cahaya matahari, sehingga tampak berwarna-warni," tulis Spacemin pada Senin (3/12/2018) pagi.

Iridescent Cloud adalah fenomena optik berwarna-warni yang terjadi di awan dan biasanya muncul di dekat matahari atau bulan. Aneka warna yang muncul, mirip dengan yang terlihat pada gelembung sabun atau minyak di permukaan air.



Selain itu, sang admin juga merespon candaan suarasurabaya.net dan e100 yang mengurungkan niat untuk menanyakan fenomena tersebut kepada LAPAN karena khawatir terjebak dalam obrolan yang sangat melankolis dengan petugas LAPAN.

"Spacemin ga melankolis kok, tapi klo gitaran melo yg kuncinya seputaran C G Am F bisa," cuit Spacemin diakhiri dengan emoticon tawa.

Sejumlah netter (sebutan untuk warganet kanal media sosial Suara Surabaya Media) mengunggah foto langit yang menurut mereka unik pada Minggu (2/12/2018) sore di Surabaya.

Secara kasat mata, terlihat langit dihiasi awan yang di atasnya terdapat pendaran cahaya dengan membentuk garis yang lebih tegas. Sejumlah netter menyebutnya seperti pelangi.(iss/rst)
Editor: Restu Indah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.