KELANA KOTA

Presiden: Bela Negara Bisa Dilakukan Berbagai Kalangan Profesi

Laporan Farid Kusuma | Jumat, 07 Desember 2018 | 21:14 WIB
Joko Widodo Presiden menghadiri acara pembukaan Jambore Nasional Bela Negara yang diselenggarakan FKPPI, Jumat (7/12/2018), di Bumi Perkemahan Ragunan, Jakarta Selatan. Foto: Farid suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Joko Widodo Presiden hari ini menghadiri acara pembukaan Jambore Nasional Bela Negara, yang diselenggarakan Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-Polri (FKPPI), di Bumi Perkemahan Ragunan, Jakarta Selatan.

Di tengah jadwal kerja yang padat, Jokowi menyempatkan diri hadir di tengah 1300-an Kader FKPPI dari 34 provinsi seluruh Indonesia.

Dalam sambutannya, Presiden mengatakan, membela negara bukan cuma dalam bentuk pengumpulan massa. Tapi, bisa dilakukan dengan kerja nyata, salah satunya melalui profesi.

"Misalnya dokter, bisa membela negara dengan mengabdi menangani masalah kesehatan rakyat, khususnya di daerah yang terpencil," ujarnya di Jakarta, Jumat (7/12/2018).

Presiden juga menyebut insinyur juga bisa berpartisipasi aktif membela negara. Dengan latar belakang teknik sipil, insinyur bisa merencanakan dan mengawasi proyek konstruksi.

"Bisa jadi guru yang tanpa kenal lelah memberikan yang terbaik bagi bangsa. Juga bisa jadi pengusaha, sociopreneur yang menghadirkan solusi persoalan masyarakat," imbuhnya.

Lebih lanjut, Jokowi meminta kader FKPPI jangan sampai lengah menjaga Pancasila. Jangan sampai ideologi impor masuk ke Indonesia dan menggerogoti Pancasila.

"Kita harus selalu jaga Pancasila, jaga NKRI, dan memastikan nilai-nilai Pancasila terus diterapkan dalam kehidupan berbangsa kita sehari-hari. Jangan sampai ideologi impor menggeser Pancasila yang pada akhirnya mengoyak NKRI, mengoyak Merah Putih," katanya.

Jokowi menambahkan, perpecahan harus dihindari di tengah keragaman suku, agama, tradisi, dan bahasa. Persatuan, kerukunan, dan persaudaraan harus terus dirawat.

"Di negara Pancasila, kepentingan negara harus diletakkan di atas kepentingan pribadi," tegasnya.

Di tempat yang sama, Bambang Soesatyo selaku Ketua Penyelenggara Jambore menjelaskan, para Kader FKPPI siap menjadi mata dan telinga dalam menghadapi segala macam ancaman keutuhan NKRI. (rid/dim/ipg)
Editor: Iping Supingah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.