KELANA KOTA

Pemprov Jatim Abaikan Petisi Masyarakat Silo Terkait Tambang Emas

Laporan Iping Supingah | Jumat, 07 Desember 2018 | 22:00 WIB
Ilustrasi lokasi pertambangan emas. Foto: Antara
suarasurabaya.net - Kedatangan Staf dinas ESDM Pemprov Jatim ke lokasi Tambang Emas silo dengan membawa warga negara asing menjadi bukti Pemprov mengabaikan surat penolakan yang langsung diserahkan kepada Sekdaprov beberapa waktu lalu. Demikian disampaikan Mochamad Farohan Kepala Desa Pace Kecamatan Silo, Jember.

Farohan menyampaikan masyarakat Silo kecewa dengan belum dicabutnya SK penetapan lokasi tambang emas blok Silo oleh kementerian ESDM.

"Padahal beberapa waktu lalu, informasinya Faida Bupati Jember secara langsung menemui menteri ESDM. Bahkan masyarakat Silo juga sudah menghadap langsung ke Pemprov dan DPRD Jatim untuk menyerahkan petisi penolakan Tambang Emas Silo," kata Farohan, seperti yang disampaikan Umam dari Radio Mutiara Jember dalam Jaring Radio Suara Surabaya, Jumat (7/12/2018).

Namun, kata Farohan, sampai Kamis pagi masyarakat Silo justru dikejutkan dengan kedatangan Staf Dinas ESDM Jatim yang membawa 3 WNA dengan alasan hendak melakukan survei lapangan.

Farohan menilai kedatangan staf dinas bersama 3 WNA tersebut merupakan bukti suara rakyat Silo yang menemui Sekdaprov diabaikan. "Karena itu Selasa pekan depan masyarakat Silo akan mendatangi DPRD dan Pemkab Jember untuk menyampaikan aspirasinya," imbuhnya. (dim/ipg)


Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.