KELANA KOTA

Pakai Headset, Pejalan Kaki Tersambar Kereta Api di Depan PGS Surabaya

Laporan Anggi Widya Permani | Minggu, 09 Desember 2018 | 14:47 WIB
Ilustrasi. Korban yang selamat dari kecelakaan kereta api di Tawang masih dirawat di ICU Instalasi Gawat Darurat RSUD Dr Soetomo, Kamis (14/4/2016).. Foto: Dok./suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Seorang pejalan kaki harus dilarikan ke RS PHC Surabaya, usai tersambar KA KRD di perlintasan kereta api Dupak depan PGS Surabaya, Minggu (9/12/2018). Korban adalah Nurul Anwar laki-laki (25), warga Bulak Banteng Suropati 5-D/15, Surabaya.

AKP Antara Kanit Laka Satlantas Polrestabes Surabaya mengatakan, kejadian itu bermula ketika korban berjalan dari arah utara ke selatan dengan menggunakan headset handphone. Sesampainya di TKP, korban tidak mendengar kereta api sedang melintas dan langsung tersambar.

"Kejadiannya itu sekitar pukul 10.55 WIB. Korban menggunakan headset dan tidak mendengar kalau ada kereta yang lewat, akhirnya tersambar," kata Antara, Minggu (9/12/2018).

Akibat kejadian itu, kata dia, korban mengalami luka robek di bagian wajahnya dan luka lecet di lengan kiri, serta pipi kirinya. Korban pun langsung dilarikan ke RS PHC Surabaya.

"Kami mendatangi TKP, dan sudah mengamankan barang bukti. Kemudian membuat laporan polisi beserta sketsa gambar. Korban sudah menjalani perawatan di RS," tambahnya. (ang/tin)


Komentar Anda
Komentar 1
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.