KELANA KOTA

Ratusan Anggota Satuan Pengamanan Mendatangi Istana Negara

Laporan Farid Kusuma | Rabu, 12 Desember 2018 | 11:07 WIB
Joko Widodo Presiden menerima seratusan satpam di Istana Negara, Jakarta, Rabu (12/12/2018). Foto: Farid suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Seratusan orang petugas keamanan swasta yang tergabung dalam Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (Abujapi), pagi hari ini, Rabu (12/12/2018), mendatangi Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta.

Pantauan di lokasi, sekitar pukul 08.30 WIB, para anggota Satuan Pengamanan (Satpam) yang berseragam lengkap dengan atribut topi dan kopel, berbaris rapi di halaman Kantor Sekretariat Negara, mengantre masuk ke Istana Negara.

Kedatangan mereka di Istana Kepresidenan, untuk bertemu Joko Widodo Presiden yang akan membuka Konferensi Industri Jasa Pengamanan Nasional Tahun 2018.

Sekitar pukul 09.00 WIB, Presiden tiba di Istana Negara didampingi Wiranto Menkopolhukam, Moeldoko Kepala Staf Kepresidenan, Pramono Anung Sekretaris Kabinet, dan Komisaris Jenderal Polisi Ari Dono Sukmanto Wakapolri selaku Pembina Abujapi.

Dalam sambutannya, Jokowi Presiden menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota satpam yang bertugas menjaga ketertiban dan keamanan di berbagai sektor.

Menurut Presiden, satpam adalah profesi mulia. Dengan segala tantangan yang ada, satpam turut serta membantu tugas kepolisian.

"Kehadiran satpam sangat diperlukan karena polisi tidak bisa berada di semua tempat dalam waktu yang bersamaan. Polisi butuh kemitraan, dan sangat terbantu dengan adanya jasa pengamanan. Saya ucapkan terima kasih kepada satpam dan perusahaan jasa pengamanan. Menurut saya, satpam adalah profesi mulia," ujar Presiden di Istana Negara, Jakarta, Rabu (12/12/2018)

Sebelumnya, Budi Rianto Ketua Umum Abujapi menyampaikan terima kasih kepada Jokowi, karena baru kali ini satpam bisa masuk Istana Negara dan diterima langsung oleh Presiden.

Kemudian, dia melaporkan jumlah anggota satpam di seluruh Indonesia sekitar 1,6 juta. Ditambah satpam sektor informal yang belum terdaftar, jumlahnya sekitar 2 jutaan.

Setengah dari jumlah satpam itu dikelola oleh Abujapi dengan 25 badan pengurus daerah (BPD), dan sebanyak 1.780 perusahaan jasa pengamanan yang tersebar di Indonesia.

Budi Rianto menyebut, perputaran uang di industri jasa pengamanan lebih dari Rp60 triliun per tahun. (rid/iss)


Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.