KELANA KOTA

Imbas Perbaikan Jembatan, Macet Mengular Mulai Exit Bandar Sampai Mengkreng

Laporan Zumrotul Abidin | Sabtu, 15 Desember 2018 | 17:40 WIB
Kemacetan di Exit Tol Bandar Kedungmulyo (lajur sebelah kanan). Foto: Agus Triono via WhatsApp SS
suarasurabaya.net - Kemacetan lalu lintas di wilayah Jombang-Nganjuk mengular dua kilometer mulai Sabtu (15/12/2018) siang hingga malam. Kemacegtan di Jombang sudah bisa dirasakan pengendara mulai dari exit tol Bandar Kedungmulyo sampai pertigaan Mengkreng Kediri.

Kombes Pol Frans Barung Mangera Kabid Humas Polda Jatim mengatakan, kemacetan disebabkan karena ada perbaikan Jembatan Kujang di Kabupaten Kediri. Perbaikan jembatan ini mengharuskan adanya pengalihan kendaraan untuk kendaraan roda empat (R4).

"Ada perbaikan jembatan, sehingga kendaraan roda empat (R4) dialihkan. Hanya R2 yang diizinkan lewat," jelasnya kepada Radio Suara Surabaya, Sabtu (15/12/2018).

Barung mengatakan, pihaknya saat ini sedang mengupayakan pengalihan arus lalu lintas agar kemacetan dapat diminimalisir. Penanganan lalu lintas ini telah dikoordinasikan dengan tiga Kasat Lantas, yaitu Polres Kediri, Polres Nganjuk, dan Polres Jombang untuk pengalihan arus dan melakukan contra flow, atau sistem buka tutup.

"Sedangkan untuk Polres Jombang, kami juga koordinasi dengan pihak operator tol, agar sementara ini menutup arus keluar pintu tol Bandar Kedungmulyo dan dialihkan ke exit tol Tembelang," katanya.

Barung menagtakan, personel Satlantas juga telah dikerahkan untuk membantu penarikan arus lalu lintas di Pos Mengkreng.

"Kami juga melakukan pengalihan arus yang ke arah Mengkreng di simpang empat Wahid Hasyim, simpang empat Mojosongo, dan simpang tiga Belimbing, sehingga kendaraan dilewatkan ke arah Pare," katanya.

Dia juga mengimbau pengguna jalan agar menghindari daerah titik kemacetan tersebut. (dim/bid)
Editor: Zumrotul Abidin



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.